PORTAL7.CO.ID - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali memaparkan visi strategisnya mengenai masa depan pengelolaan kekayaan nusantara. Dalam sebuah kesempatan, beliau menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi melalui penguasaan aset-aset penting bangsa secara mandiri.
Narasi mengenai arah baru pengelolaan sumber daya alam ini dilansir dari Jabaronline.com. Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat mengenai arah kebijakan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global di masa mendatang.
"Prinsip dasar yang termaktub dalam konstitusi harus menjadi pedoman paling utama dalam setiap pemanfaatan kekayaan alam di seluruh wilayah Indonesia," ujar Prabowo Subianto.
Beliau memandang bahwa konstitusi bukan sekadar dokumen formal, melainkan landasan moral untuk menyejahterakan rakyat. Pengelolaan yang tepat dan terukur diharapkan mampu membawa dampak ekonomi positif yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Seluruh kekayaan strategis yang dimiliki bangsa Indonesia sejatinya wajib berada di bawah kendali penuh negara secara utuh," kata Prabowo Subianto.
Penegasan ini sekaligus menjadi pembatas yang jelas antara kepentingan publik dan kepentingan komersial murni. Penguasaan negara dianggap sebagai benteng perlindungan agar aset strategis bangsa tidak hanya dikuasai oleh pihak-pihak tertentu.
"Sumber daya alam kita bukan merupakan milik segelintir pengusaha ataupun korporasi swasta tertentu," tutur Prabowo Subianto.
Melalui pendekatan yang mendalam, Prabowo tampak ingin membangkitkan kesadaran kolektif mengenai kepemilikan bersama atas kekayaan bumi Indonesia. Hal ini sangat sejalan dengan mandat undang-undang yang mengutamakan kemakmuran rakyat banyak di atas kepentingan golongan.
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan nasional dari sisi ekonomi dan kemandirian energi. Dengan kontrol negara yang kuat, Indonesia diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih tinggi dalam kancah persaingan ekonomi internasional.