PORTAL7.CO.ID - Perjalanan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Spanyol menghadapi tantangan signifikan pada Minggu, 26 April 2026. Pembalap asal Gunungkidul ini dijadwalkan memulai balapan di Sirkuit Jerez pada pukul 16.00 WIB.

Posisi start yang harus ditempati Veda adalah urutan ke-17, sebuah hasil yang tidak ideal baginya. Penempatan grid ini didapat setelah Veda mengalami kecelakaan tunggal saat menjalani sesi kualifikasi yang krusial.

Insiden jatuh tersebut secara langsung menghambat Veda untuk mencatatkan waktu yang lebih cepat dan meraih posisi grid yang lebih menguntungkan. Meskipun demikian, lintasan Jerez bukanlah tempat asing baginya, karena ia pernah meraih podium ketiga di ajang Red Bull Rookies Cup tahun 2025 di sirkuit yang sama.

Veda Ega Pratama sendiri mengakui bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh kesalahannya sendiri saat berusaha memaksimalkan kecepatan motornya. Kesalahan teknis kecil ini berakibat fatal pada catatan waktunya di sesi kualifikasi.

"Hari ini bukanlah hari yang cukup bagus buat saya karena saya mengalami crash di sesi kualifikasi," ujar Veda Ega Pratama.

Ia melanjutkan penjelasannya mengenai momen krusial tersebut, di mana ia kehilangan kendali saat berada di putaran cepat. "Memang saya membuat kesalahan karena sedikit out dan mencoba untuk kembali karena saya tahu sedang dalam hot lap saat itu," tambah Veda Ega Pratama.

Setelah insiden tersebut, fokus Veda dan tim teknisnya bergeser total untuk mempersiapkan strategi balapan hari Minggu. Mereka telah menemukan pengaturan motor yang dianggap paling optimal berdasarkan data dari sesi latihan sebelumnya.

"Besok akan memulai start dari posisi ke-17, tetapi saya punya confidence dan keyakinan untuk balapan karena sudah menemukan pengaturan (setting) terbaik," tegas Veda Ega Pratama.

Veda menyadari bahwa persaingan di kelas Moto3 musim ini sangat ketat dengan banyaknya pembalap berpengalaman yang ambil bagian. Ia membandingkan kondisi pekan ini dengan seri sebelumnya yang lebih bersahabat baginya.