Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menggandeng jajaran TNI untuk mengakselerasi pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh penjuru kota. Langkah strategis ini diambil guna memastikan proyek pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut berjalan sesuai dengan lini masa yang direncanakan. Peninjauan lapangan dilakukan secara intensif pada Senin (23/2) untuk memantau progres fisik di titik-titik pembangunan yang sedang berlangsung.

Hingga saat ini, sebanyak 46 KKMP di Kota Kediri tercatat telah mengantongi akta pendirian resmi sebagai payung hukum operasional. Dari total tersebut, tiga unit koperasi sudah memiliki bangunan permanen yang berdiri kokoh di atas lahan milik pemerintah daerah. Fasilitas ini pun sudah mulai dimanfaatkan oleh warga setempat untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi produktif secara mandiri.

Peninjauan terbaru yang dilakukan bersama Dandim 0809 Kediri menyasar wilayah Kelurahan Ngronggo yang saat ini tengah dalam masa pengerjaan fisik. Vinanda Prameswati mengungkapkan bahwa timnya telah mengidentifikasi dua lokasi tambahan yang potensial untuk pengembangan berikutnya. Salah satu lahan yang siap dibangun berada di Kelurahan Pojok setelah melalui proses survei kelayakan bersama pihak jajaran Kodim.

Vinanda Prameswati menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam proyek ini adalah keterbatasan lahan yang tidak masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). "Kami memfokuskan pembangunan pada aset Barang Milik Daerah yang statusnya aman untuk dialihfungsikan," ujar Wali Kota Kediri tersebut. Hal ini dilakukan demi menaati aturan tata ruang sekaligus mengoptimalkan aset yang tersedia bagi kepentingan publik.

Sebagai solusi atas keterbatasan lahan, pemerintah berencana menerapkan strategi penggabungan layanan satu gerai untuk beberapa kelurahan sekaligus. Skema ini diharapkan mampu melayani kebutuhan lima hingga enam kelurahan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada anggota koperasi. Fokus utama program ini tetap pada pengenalan produk lokal secara luas serta penguatan pemberdayaan ekonomi di tingkat akar rumput.

Di sisi lain, TNI menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung percepatan pembangunan fisik koperasi tersebut melalui satuan komando kewilayahan. Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, menegaskan bahwa instruksi ini datang langsung dari pemerintah pusat dengan tenggat waktu yang ketat. Pihak TNI berkomitmen menyelesaikan pengerjaan dalam durasi sekitar 90 hari agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci utama dalam mengatasi hambatan administratif maupun teknis di lapangan. Selama lahan yang disediakan bukan termasuk kategori LP2B, proses pembangunan dipastikan akan terus dikebut tanpa hambatan berarti. Kehadiran KKMP diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan warga Kota Kediri di masa depan melalui koperasi yang sehat.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/pemkot-kediri-tni-percepat-pembangunan-koperasi-kelurahan-merah-putih