PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Arab Saudi telah secara resmi mengeluarkan ketetapan mengenai jatuhnya Hari Raya Idul Fitri untuk tahun 1447 Hijriah. Penetapan ini menjadi penanda penting bagi umat Islam di seluruh dunia mengenai akhir bulan Ramadan.
Keputusan global ini mengindikasikan bahwa perayaan hari kemenangan umat Islam tersebut diprediksi akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Tanggal ini ditetapkan berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh otoritas terkait di Kerajaan tersebut.
Penetapan tanggal ini merupakan hasil dari proses pengamatan bulan sabit atau yang dikenal sebagai rukyatul hilal. Metode pengamatan ini tetap menjadi penentu utama dalam kalender Hijriah.
Hasil pengamatan yang dilakukan oleh otoritas setempat menunjukkan bahwa hilal untuk penanda awal bulan Syawal tidak berhasil terlihat pada malam Rabu. Hal ini menjadi dasar kuat bagi penetapan tanggal yang dikeluarkan.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, keputusan ini mengunci kalender perayaan Idul Fitri di tahun mendatang. Proses ini menekankan pentingnya metode rukyatul hilal dalam penentuan hari-hari besar Islam.
"Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan ketetapan resmi mengenai jatuhnya Hari Raya Idul Fitri untuk tahun 1447 Hijriah," demikian pernyataan yang dirilis oleh otoritas terkait.
Lebih lanjut, penetapan ini juga secara global mengindikasikan bahwa perayaan hari kemenangan umat Islam tersebut akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, seperti yang dilaporkan dalam pengumuman resmi.
"Keputusan ini diambil setelah proses pengamatan bulan sabit (hilal) yang dilakukan oleh otoritas setempat," ujar seorang juru bicara pengamat hilal setempat.
Proses rukyatul hilal yang ketat memastikan bahwa penentuan awal Syawal dilakukan sesuai dengan kaidah syariat Islam. Hal ini menegaskan komitmen Arab Saudi dalam mengikuti metode tradisional penanggalan Hijriah.