Kehidupan para artis Indonesia selalu menjadi sorotan utama publik, namun batasan antara ruang pribadi dan publik kini semakin kabur. Era digital menuntut selebriti untuk berinteraksi lebih intens, sekaligus menghadapi risiko pengawasan yang tak terbatas.
Media sosial telah mengubah cara artis berbagi informasi, menjadikannya pedang bermata dua bagi manajemen citra mereka. Setiap unggahan, komentar, atau interaksi kecil dapat langsung menjadi berita utama dan memicu perdebatan publik yang meluas.
Pergeseran ini didorong oleh masifnya pertumbuhan akun gosip dan jurnalisme warga yang beroperasi 24 jam sehari. Kondisi ini memaksa para figur publik untuk selalu berhati-hati dalam setiap tindakan, bahkan di luar aktivitas profesional mereka.