PORTAL7.CO.ID - Pengelola Jalan Tol Jagorawi, PT Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT), menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan kompensasi kepada pengguna jalan yang mengalami kerusakan kendaraan. Hal ini menyusul adanya insiden pecah ban yang sempat viral di media sosial pada Kamis, 30 April 2026.

Insiden tersebut dipicu oleh kondisi perkerasan jalan yang mengalami kerusakan di beberapa titik pada ruas tol tersebut. Pihak pengelola segera melakukan identifikasi untuk menentukan lingkup kerusakan yang terjadi.

Berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, ditemukan delapan titik perkerasan jalan yang mengalami kerusakan. Kerusakan ini teridentifikasi membentang dari Kilometer (Km) 17 hingga Km 22 pada jalur Tol Jagorawi arah Ciawi.

Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division saat ini tengah berupaya mengumpulkan data lengkap dari para pengguna jalan yang terdampak. Proses pengumpulan data ini merupakan langkah awal untuk memproses klaim ganti rugi atas kerusakan kendaraan yang dialami.

Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menyampaikan permohonan maaf resmi atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pengguna jalan. Permohonan maaf ini disampaikan pada Sabtu, 2 Mei 2026, seiring dengan upaya perbaikan yang sedang berlangsung.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan," kata Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager JMT Regional Division.

Pihak pengelola memastikan bahwa langkah perbaikan telah dilakukan oleh petugas di lapangan segera setelah kerusakan teridentifikasi. Selain itu, pengawasan intensif terhadap kualitas perbaikan terus dilakukan untuk mencegah terulangnya kerusakan.

"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," ucap Widiyatmiko Nursejati.

Laporan awal mengenai adanya kerusakan tersebut diterima oleh petugas pada sore hari, sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim segera dikerahkan untuk melakukan penelusuran jalur dan pemeriksaan kondisi perkerasan jalan.