PORTAL7.CO.ID - Umat Muslim di wilayah Gorontalo kini perlu memperhatikan waktu krusial menjelang pelaksanaan ibadah puasa harian mereka. Jadwal imsak menjadi pengingat vital agar setiap individu dapat menyelesaikan santap sahur tepat pada waktunya sebelum fajar tiba. Hal ini bertujuan sebagai langkah preventif agar ibadah puasa berjalan lancar tanpa terburu-buru mengejar waktu Subuh.
Berdasarkan data resmi, jadwal imsak untuk wilayah Gorontalo jatuh pada hari Senin, 2 Maret 2026. Momen spiritual ini bertepatan dengan tanggal 12 Ramadan 1447 Hijriah dalam penanggalan kalender Islam. Informasi waktu tersebut bersumber langsung dari data akurat milik Direktorat Jenderal Bimbingan Islam Kementerian Agama RI.
Selama bulan suci Ramadan, seluruh umat Islam memiliki kewajiban religius untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Sebelum memulai rangkaian ibadah ini, masyarakat sangat disunnahkan untuk menyantap makanan sahur sebagai sumber energi utama. Waktu imsak menandai batas akhir aktivitas makan dan minum sebelum fajar menyingsing di ufuk timur.
Merujuk pada buku "Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa" karya Nur Solikhin, terdapat beberapa tahapan penting dalam berpuasa. Langkah pertama adalah melafalkan niat yang dilakukan sejak matahari terbenam hingga sesaat sebelum waktu fajar tiba. Niat ini menjadi fondasi utama agar puasa yang dijalankan sah secara syariat menurut ajaran agama Islam.
Setelah memantapkan niat, umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan sahur demi mendapatkan keberkahan selama beribadah. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya aktivitas ini melalui sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Beliau bersabda bahwa sesungguhnya di dalam aktivitas sahur itu terdapat keberkahan yang besar bagi setiap mukmin.
Ketika waktu imsak telah tiba, maka seluruh rangkaian ibadah puasa Ramadan secara resmi dimulai bagi setiap individu. Segala hal yang dapat membatalkan puasa, terutama makan dan minum dengan sengaja, dilarang keras untuk dilakukan. Larangan ini berlaku secara konsisten hingga datangnya waktu berkumandangnya azan Maghrib di wilayah setempat.
Sebagai penutup rangkaian harian, umat Islam disunnahkan untuk segera membatalkan puasa begitu waktu berbuka telah resmi masuk. Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Tirmidzi menyebutkan bahwa Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang paling segera dalam berbuka. Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal imsak dan berbuka menjadi kunci utama dalam meraih kesempurnaan pahala.
Sumber: Infonasional