PORTAL7.CO.ID - Sebanyak 5.340 jemaah haji yang terbagi ke dalam 14 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan akan memulai perjalanan ibadah mereka melalui Embarkasi Padang. Proses pemberangkatan perdana ini direncanakan berlangsung pada Kamis, 23 April 2026 mendatang.

Ribuan jemaah tersebut merupakan gabungan dari penduduk asal Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Bengkulu. Mereka akan diberangkatkan menuju Tanah Suci secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sumatra Barat, M Rifki, menegaskan bahwa pihaknya telah merampungkan berbagai langkah teknis untuk melayani para calon jemaah. Persiapan asrama haji sebagai lokasi transit dan tempat istirahat sebelum terbang kini menjadi prioritas utama, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Seluruh persiapan sudah kami lakukan untuk menunggu kedatangan para jemaah haji nantinya," kata M Rifki.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rifki setelah menghadiri agenda pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumatra Barat. Acara pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat pada Jumat, 17 April 2026.

Dalam operasionalnya, penerbangan haji dari Embarkasi Padang akan ditangani sepenuhnya oleh maskapai Garuda Indonesia. Rifki menjelaskan bahwa terdapat pembagian porsi kuota kloter yang spesifik untuk mengakomodasi jemaah dari kedua provinsi tersebut.

"Sebanyak 10,5 kloter berasal dari Sumatra Barat, sementara 3,5 kloter lainnya berasal dari Bengkulu," ujar M Rifki.

Berdasarkan data rincian yang ada, Provinsi Sumatra Barat akan mengirimkan sebanyak 3.986 jemaah. Di sisi lain, Provinsi Bengkulu tercatat memberangkatkan sebanyak 1.354 jemaah pada musim haji tahun ini.

Mengenai pengaturan jadwal terbang, sebagian besar keberangkatan dari embarkasi ini akan dilakukan pada waktu malam hari. Hal ini disebabkan oleh adanya penyesuaian manajemen lalu lintas udara untuk rute internasional.