PORTAL7.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari Senin, 9 Maret 2026, dengan catatan penurunan signifikan. Indeks tercatat terkoreksi sedalam 248,32 poin atau setara 3,27 persen.
Penutupan perdagangan hari itu membawa IHSG berada di posisi akhir 7.337,37, setelah dibuka lebih rendah dari sesi sebelumnya. IHSG sebelumnya ditutup pada level 7.585,69.
Selama sesi perdagangan berlangsung, pergerakan IHSG cukup fluktuatif, bergerak dalam rentang tipis antara level terendah 7.156,68 hingga mencapai puncak sementara di 7.403,73.
Data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan tercatat mencapai volume 42,79 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan pada hari itu mencapai Rp23,42 triliun.
Kapitalisasi pasar di bursa saham juga ikut tergerus, dengan total nilai mencapai Rp13.163 triliun pada penutupan hari tersebut. Mayoritas saham dilaporkan berada di zona merah.
Tercatat sebanyak 744 saham mengalami penurunan harga pada penutupan hari itu, sementara hanya 73 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 141 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Kondisi pasar modal yang tertekan ini juga berdampak pada kinerja mata uang Garuda. Rupiah dilaporkan mengalami pelemahan signifikan dan sempat mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS pada pagi hari.
Koreksi serupa juga terjadi pada indeks-indeks utama lainnya, seperti LQ45 yang menyusut 25,47 poin menjadi 750,58. Indeks KOMPAS100 dan IDX30 juga ikut melemah.
Sektor saham syariah pun tidak luput dari tekanan jual yang masif pada hari itu. Jakarta Islamic Index (JII) dilaporkan merosot ke level 486,30, sementara ISSI terpangkas 3,65 persen.