Seorang kreator konten dan influencer asal Dallas, Amerika Serikat, baru-baru ini mengalami insiden kesehatan yang mengkhawatirkan. Eve Catherine (23) harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menerapkan pola diet yang ekstrem dan viral di media sosial. Insiden ini menjadi sorotan publik dan peringatan keras mengenai bahaya mengikuti tren kesehatan tanpa pengawasan medis profesional.
Masalah kesehatan serius yang dialami Catherine berpusat pada kegagalan fungsi ginjal. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh penerapan ketat diet karnivora, sebuah pola makan yang hanya mengizinkan konsumsi produk hewani. Diet ini sangat populer di media sosial, namun dikenal memiliki risiko tinggi jika tidak diimbangi nutrisi penting lainnya.
Catherine menceritakan bahwa pola makannya sangat terbatas dan didominasi oleh protein tinggi setiap hari. Untuk sarapan, ia hanya mengonsumsi telur, sementara makan siang diisi dengan yogurt berprotein tinggi. Menu makan malamnya pun hanya berupa steak daging sapi tanpa tambahan karbohidrat, serat, atau sayuran lainnya.
Para ahli gizi dan kesehatan sering memperingatkan bahaya diet sangat tinggi protein dalam jangka panjang. Ginjal bekerja keras untuk memproses limbah nitrogen yang dihasilkan dari metabolisme protein dalam jumlah besar. Kelebihan beban kerja ini dapat menyebabkan stres parah pada organ ginjal, terutama bagi individu yang mungkin sudah memiliki predisposisi kesehatan tertentu.
Melalui platform media sosialnya, Catherine membagikan kisahnya secara terbuka sebagai bentuk peringatan bagi pengikutnya. Ia berharap pengalaman pahitnya ini dapat mengedukasi publik agar lebih bijak dalam memilih pola makan. Influencer tersebut menekankan pentingnya konsultasi dengan profesional sebelum mencoba diet yang sangat restriktif.
Saat ini, Catherine masih dalam proses pemulihan dan menjalani serangkaian tes untuk memulihkan fungsi ginjalnya. Kasus ini memicu perdebatan sengit di kalangan komunitas kesehatan daring mengenai tanggung jawab influencer dalam menyebarkan tren diet. Banyak pihak menuntut agar tren kesehatan viral disajikan dengan *disclaimer* kesehatan yang jelas dan memadai.
Kisah Eve Catherine menjadi studi kasus nyata mengenai risiko tren kesehatan yang terlalu ekstrem. Meskipun diet karnivora diklaim dapat memberikan manfaat tertentu, pola makan yang menghilangkan seluruh kelompok nutrisi berpotensi fatal bagi tubuh. Masyarakat didorong untuk selalu memprioritaskan keseimbangan nutrisi daripada sekadar mengikuti popularitas diet di media sosial.