PORTAL7.CO.ID - Indomobil Group secara resmi mengumumkan rencana membawa merek otomotif premium asal Tiongkok, Hongqi, ke pasar Indonesia. Langkah ini akan dimulai dengan peluncuran model sport utility vehicle (SUV) listrik mewah, Hongqi E-HS9, yang dijadwalkan pada Juli 2026.
Kendaraan listrik premium ini saat ini dilaporkan sedang menjalani serangkaian uji jalan di berbagai lokasi di Indonesia sebelum peluncuran resminya. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan performa optimal sebelum diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Kepastian mengenai masuknya jenama Hongqi ini disampaikan langsung oleh salah satu Board of Director Indomobil Group. Informasi ini diperoleh saat perwakilan perusahaan tersebut berada di Guangzhou, Tiongkok.
Dilansir dari Detik Oto, langkah ini menandai ekspansi signifikan Indomobil dalam merambah segmen kendaraan listrik (EV) kelas atas di Indonesia. Segmen ini sebelumnya didominasi oleh merek-merek otomotif ternama asal Jerman.
Manajemen Indomobil berencana menawarkan harga yang sangat kompetitif untuk Hongqi E-HS9 di pasar domestik. Penekanan pada harga yang menarik ini bertujuan untuk menarik minat konsumen di segmen SUV listrik mewah.
Andrew Nasuri, Board of Director Indomobil Group, menegaskan strategi penetapan harga tersebut untuk bersaing. "Ini SUV EV, premium itu pemainnya cuma Jerman (brand asal Jerman), dan harganya high (mahal). Ini (Hongqi) harganya lebih value-lah, harganya di bawah Rp 2 M," tegas Andrew.
Hongqi direncanakan tidak akan melakukan debutnya di ajang pameran otomotif nasional seperti GIIAS 2026. Hal ini disebabkan oleh segmentasi konsumen yang dinilai lebih spesifik dan eksklusif bagi merek tersebut.
"Desainernya dari Rolls-royce, rencananya Juli 2026 (akan diperkenalkan di Indonesia). Hongqi tidak di GIIAS, karena private dan konsumennya tertentu," tambah Andrew Nasuri.
Salah satu kunci Indomobil dalam menekan harga jual adalah rencana produksi lokal kendaraan tersebut. Pemanfaatan fasilitas pabrik internal yang sudah dimiliki Indomobil dapat memberikan efisiensi biaya produksi.