PORTAL7.CO.ID - Peristiwa tidak mengenakkan terjadi di Malang pada Minggu malam (3/5/2026) ketika massa suporter Arema FC meluapkan kekecewaan mereka secara terbuka di depan kantor klub. Demonstrasi ini merupakan respons langsung atas hasil pertandingan yang mengecewakan di mana tim berjuluk Singo Edan tersebut harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor akhir 3-2.
Aksi protes tersebut mulai terlihat sekitar pukul 19.40 WIB. Sejumlah pendukung tim mendatangi kantor Arema FC yang beralamat di Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang, untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap performa tim kesayangan mereka.
Dalam pertemuan tersebut, para suporter tidak hanya menyampaikan kritik secara lisan. Mereka juga menyanyikan berbagai yel-yel yang berisi tuntutan dan kekecewaan mendalam terhadap manajemen dan skuat tim yang bertanding.
Kondisi semakin memanas ketika massa aksi dilaporkan melakukan pembakaran beberapa benda di tengah jalan tepat di depan area kantor klub. Pembakaran ini menyebabkan gangguan signifikan pada kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Salah satu warga yang melintas, Hendras, memberikan kesaksian mengenai situasi mencekam yang sempat ia saksikan saat melintasi kawasan tersebut.
"Saya lewat sekitar jam 8 kalau gak salah itu ramai ada barang yang dibakar di depan kantor Arema. Kayak e gara-gara Arema kalah itu," ungkap Hendras saat ditemui DetikJatim pada Minggu (3/5/2026).
Hendras menceritakan bahwa ia menyaksikan kerumunan massa tersebut ketika sedang dalam perjalanan dari arah Jalan Veteran menuju Jalan Soekarno Hatta pada waktu kejadian. Namun, aksi demonstrasi tersebut ternyata tidak berlangsung hingga larut malam.
Ketika Hendras kembali melewati lokasi yang sama pada pukul 20.30 WIB, situasi dilaporkan mulai mereda dan menunjukkan tanda-tanda kondusif. Api yang sempat membakar barang di tengah jalan juga telah berhasil dipadamkan.
"Tadi pas saya pulang dari jemput istri, di depan kantor Arema kelihatan ada polisi dan ada banyak massa yang berkumpul, tapi ada beberapa kayaknya sudah mulai balik," tandas Hendras.