PORTAL7.CO.ID - Sebuah guncangan signifikan melanda wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat dini hari, 13 Maret. Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,4 ini cukup mengejutkan warga di tengah malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan pembaruan mengenai peristiwa seismik tersebut. Data resmi menunjukkan bahwa gempa terjadi tepat pada pukul 02.18 WIB.

Menurut informasi yang dirilis BMKG, pusat gempa atau episenter berada pada koordinat yang cukup jauh. Lokasi episenter tercatat 115 kilometer barat daya Kota Sukabumi.

Kedalaman hiposenter gempa ini juga menjadi catatan penting bagi para ahli seismologi. BMKG mengindikasikan bahwa kedalaman gempa mencapai 43 kilometer di bawah permukaan bumi.

Yang menarik, dampak guncangan gempa ini terasa meluas hingga ke wilayah Bogor dan sekitarnya. Kekuatan getaran tersebut cukup kuat untuk membangunkan sebagian warga yang sedang beristirahat.

Salah seorang warga Bogor yang merasakan dampak langsung dari gempa tersebut adalah Firman. Ia mengaku terkejut ketika getaran tiba-tiba terjadi saat dirinya sedang melakukan aktivitas ringan.

Firman menceritakan pengalamannya saat merasakan goyangan tersebut. "Gempa, kaget lagi ngopi tiba-tiba meja goyang," ujar Firman, menggambarkan situasi saat kejadian.

Meskipun getaran dirasakan di beberapa daerah sekitar Sukabumi, BMKG segera memberikan kepastian mengenai risiko lanjutan. Pihak berwenang menegaskan bahwa parameter gempa ini tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketenangan dan kewaspadaan pasca-kejadian tersebut. BMKG menyarankan agar publik tidak mudah percaya atau terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.