PORTAL7.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan pembukaan kembali program mudik gratis dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026. Program ini bertujuan memberikan alternatif perjalanan yang aman dan bebas biaya bagi masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman.

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyediakan pilihan transportasi umum yang terjangkau dan efisien selama periode puncak liburan Lebaran. Program ini telah menjadi agenda rutin tahunan dalam mendukung kelancaran arus mudik.

Masyarakat yang berminat dapat memilih tiga moda transportasi utama yang disediakan, yakni bus, kapal laut, dan juga kereta api. Seluruh proses pendaftaran untuk ketiga layanan ini terpusat secara daring.

Total kuota yang disediakan oleh pemerintah mencapai puluhan ribu kursi untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan saat Lebaran. Data teknis dari Kemenhub telah merinci pembagian kuota tersebut untuk setiap jenis moda transportasi.

Pendaftaran masih dibuka luas selama periode yang telah ditetapkan, mengingat kapasitas daya tampung yang disiapkan oleh otoritas perhubungan dinilai sangat besar. Calon peserta diimbau untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan kuota.

Prosedur pendaftaran mengharuskan calon peserta mengakses situs resmi di nusantara.kemenhub.go.id untuk melakukan input data secara online. Setelah sukses mendaftar, peserta akan menerima e-ticket atau kode pemesanan resmi sebagai bukti partisipasi.

Tahap krusial berikutnya setelah pendaftaran daring adalah proses verifikasi atau registrasi ulang di posko yang telah ditentukan. Peserta wajib datang ke posko tersebut untuk mencocokkan data identitas sebelum keberangkatan.

Layanan mudik gratis tahun 2026 ini mencakup cakupan rute yang luas, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Untuk arus mudik, tersedia layanan yang menjangkau 34 kota tujuan di 10 provinsi berbeda.

Sementara itu, untuk layanan arus balik, program ini akan melayani perjalanan dari 12 kota yang tersebar di 8 provinsi. Upaya ini diharapkan signifikan dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan tol dan arteri utama selama libur panjang.