PORTAL7.CO.ID - Pertandingan krusial di babak semifinal Piala Kaisar akan segera tersaji, mempertemukan Vissel Kobe dengan Sanfrecce Hiroshima. Laga penentuan ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2026 di Stadion Panasonic Suita.

Kedua kontestan akan berjuang keras demi mengamankan tiket menuju babak final turnamen bergengsi tersebut. Namun, situasi performa kedua tim menjelang laga ini menunjukkan kontras yang cukup signifikan.

Vissel Kobe diketahui tengah mengalami periode sulit dalam performa mereka belakangan ini. Dilansir dari sumber berita, dalam enam pertandingan terakhir, tim hanya berhasil membukukan satu kemenangan saja.

Kemenangan tipis 1-0 atas Ulsan HD dalam ajang Liga Champions AFC sempat menjadi secercah harapan kebangkitan bagi Vissel Kobe. Akan tetapi, hasil tersebut tidak berlanjut positif di laga domestik berikutnya.

Pekan sebelumnya, Vissel Kobe harus puas bermain imbang 1-1 melawan rivalnya, Gamba Osaka. Gol penyeimbang tersebut baru tercipta di menit-menit akhir melalui kontribusi Daiju Sasaki pada menit ke-89.

Di sisi lain, Sanfrecce Hiroshima justru menunjukkan tren performa yang jauh lebih stabil dan meyakinkan. Mereka berhasil memperpanjang rentetan kemenangan menjadi tiga pertandingan berturut-turut setelah menaklukkan Urawa Reds dengan skor telak 3-0 di Liga J1 pekan lalu.

Secara historis, kedua klub telah bertemu sebanyak 60 kali dalam berbagai kompetisi yang berbeda. Sanfrecce Hiroshima masih memegang keunggulan dengan koleksi 28 kemenangan, berbanding 18 kemenangan milik Vissel Kobe, sementara 14 laga berakhir tanpa pemenang.

Meskipun demikian, Vissel Kobe memiliki keunggulan psikologis karena sukses memenangkan pertemuan terakhir di Liga J1, baik saat bermain kandang maupun tandang. Selain itu, Vissel Kobe juga tercatat memenangkan dua pertemuan sebelumnya di ajang Piala Kaisar.

Statistik menunjukkan bahwa enam dari tujuh pertemuan terakhir antara kedua tim cenderung minim gol, di mana hasilnya selalu menghasilkan kurang dari 2,5 gol secara keseluruhan. Hal ini mengisyaratkan bahwa duel semifinal ini diprediksi akan berjalan sangat ketat dan minim peluang terbuka.