PORTAL7.CO.ID - Allianz Arena bersiap menggelar laga panas antara Bayern Munich melawan Real Madrid pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini merupakan leg kedua babak perempat final Liga Champions yang sangat dinantikan oleh para pecinta sepak bola dunia.

Tuan rumah Bayern Munich saat ini berada di atas angin setelah mengantongi keunggulan agregat tipis 2-1 dari pertemuan pertama. Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi skuad Die Roten untuk memperebutkan satu tiket krusial menuju babak semifinal.

Kemenangan pada pertemuan pertama dianggap sangat krusial, meskipun performa Real Madrid pada babak kedua di laga sebelumnya menjadi sinyal bahaya. Dilansir dari Detik Sport, klub raksasa Spanyol tersebut sempat memperkecil skor lewat aksi Kylian Mbappe dan terus menekan hingga laga usai.

Perhatian khusus kini tertuju pada Manuel Neuer, kiper sekaligus kapten Bayern Munich yang memiliki sejarah panjang melawan Los Blancos. Penjaga gawang veteran berusia 40 tahun ini tercatat sudah sembilan kali menghadapi Madrid sepanjang karier profesionalnya.

Rekor Neuer melawan Madrid mencakup catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali menderita kekalahan. Sejarah mencatat ia baru satu kali berhasil menyingkirkan Madrid dari fase gugur, yakni pada musim 2011/2012 silam.

"Saat ini kami hanya memiliki keunggulan satu gol dan hasil akhir masih bisa berubah ke arah mana pun karena Real Madrid adalah lawan yang sangat sulit serta menuntut, namun kami memiliki keuntungan tipis dan dukungan atmosfer spesial dari suporter di rumah sendiri," kata Neuer.

Pernyataan tersebut menggambarkan situasi kompetisi yang masih sangat terbuka bagi kedua kesebelasan untuk melangkah ke fase selanjutnya. Neuer menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi terhadap potensi serangan balik cepat dan daya ledak yang dimiliki oleh sang juara bertahan.

"Meskipun posisi awal kami sudah bagus, kami tidak boleh lengah karena menyadari bagaimana Real Madrid bisa memberikan pukulan balik, namun bagaimanapun juga kami tetap merasa percaya diri," ujar Neuer.

Kepercayaan diri tim asuhan Thomas Tuchel ini diperkuat oleh faktor dukungan penuh publik sendiri yang memberikan keuntungan psikologis. Meski Real Madrid dikenal memiliki mentalitas juara yang kuat di kompetisi Eropa, Bayern optimis mampu menjaga keunggulan mereka hingga peluit panjang dibunyikan.