PORTAL7.CO.ID - Tanjung Verde dijadwalkan akan berhadapan dengan Finlandia pada hari Senin di Stadion Eden Park dalam rangka pertandingan kedua fase grup Turnamen FIFA Series 2026. Pertemuan ini dinilai sangat penting bagi kedua kesebelasan dalam upaya mereka mengamankan posisi yang lebih baik di klasemen sementara turnamen.

Tim nasional Tanjung Verde, di bawah arahan pelatih Pedro Leitao Brito, datang dengan rekor performa yang sangat mengesankan belakangan ini. Mereka berhasil mencatatkan enam kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir yang mereka mainkan dalam babak kualifikasi Piala Dunia.

Pencapaian enam kemenangan dari tujuh laga kualifikasi Piala Dunia tersebut merupakan sebuah torehan bersejarah yang belum pernah dicapai oleh Tanjung Verde sebelumnya. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas permainan mereka secara keseluruhan.

Meskipun baru saja menelan kekalahan telak 4-2 dari Chile, Tanjung Verde tetap dikenal memiliki lini pertahanan yang sangat solid dan sulit ditembus lawan. Catatan ini terlihat dari tren mereka yang tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan sebelumnya dalam waktu normal.

Sementara itu, Finlandia, yang kini berada di bawah kendali pelatih Jacob Friis, menunjukkan tren peningkatan performa yang positif pasca degradasi mereka ke Liga C UEFA Nations League. Mereka sukses mengamankan kemenangan 2-0 saat melawan Selandia Baru di laga pembuka FIFA Series.

Kemenangan yang diraih di Auckland tersebut menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi tim berjuluk Huuhkajat ini. Hal ini penting mengingat mereka seringkali menghadapi kesulitan saat bertanding di luar kandang sendiri.

Statistik menunjukkan bahwa kemenangan atas Selandia Baru itu merupakan kemenangan tandang kedua bagi Finlandia dalam 14 pertandingan terakhir yang mereka jalani di laga tandang. Ini menggarisbawahi pentingnya hasil positif di Selandia Baru tersebut.

Dilansir dari Sportsmole dan Salford Red Devils, tim Tanjung Verde dipastikan tidak akan diperkuat oleh bek andalan mereka, Al Bateah, Diney Borges, yang harus absen akibat akumulasi kartu merah saat menghadapi Chile.

"Posisi pusat pertahanan kemungkinan akan diisi oleh Wagner Pina dari Trabzonspor untuk berduet dengan Roberto Lopes," demikian kesimpulan mengenai perubahan komposisi pertahanan Tanjung Verde.