PORTAL7.CO.ID - Malut United FC menganggap laga tandang melawan Arema FC pada pekan ke-26 Super League musim 2025-2026 sebagai pertandingan yang sangat menentukan arah kompetisi mereka. Duel penting ini dijadwalkan tersaji di Stadion Kanjuruhan pada hari Jumat, 3 April 2026, pukul 15.30 WIB.
Untuk mematangkan strategi dan mengembalikan ritme permainan pasca jeda kompetisi, Malut United telah melaksanakan pemusatan latihan intensif selama sepekan penuh di Yogyakarta. Pelatih kepala mereka, Hendri Susilo, menyatakan bahwa persiapan timnya sudah mencapai titik ideal menjelang bentrokan dengan Singo Edan.
Tim berjuluk Laskar Kie Raha ini membawa modal positif menuju Malang, mengingat mereka saat ini menempati posisi papan atas klasemen sementara Super League. Selain itu, performa mereka saat melakoni laga tandang juga tercatat cukup solid dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kekuatan utama Malut United dalam beberapa laga pamungkas adalah lini pertahanan mereka yang tampil kokoh dan sulit ditembus lawan, sebagaimana dilansir dari I-League. Konsistensi lini belakang ini menjadi fondasi penting bagi ambisi mereka untuk meraih poin maksimal di kandang Arema.
Meskipun Arema FC dipastikan tampil tanpa beberapa pemain kunci mereka, Pelatih Hendri Susilo mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah dan tetap bersikap waspada. Beliau menegaskan bahwa perjuangan untuk mendapatkan poin harus tetap menjadi fokus utama timnya di Kanjuruhan.
Hendri Susilo secara eksplisit menepis anggapan bahwa Arema FC otomatis menjadi tim lemah hanya karena ketidaktersediaan beberapa pemain asing andalan mereka. Sikap hati-hati ini menunjukkan komitmen penuh Malut United untuk menjaga fokus tanpa terpengaruh kondisi lawan.
Kesiapan bertanding juga diutarakan oleh salah satu penggawa Malut United, Wbeymar Angulo, yang menyiratkan optimisme tinggi dari seluruh skuad. "Saya dan rekan-rekan sudah siap untuk pertandingan ini," ujar Wbeymar Angulo, menunjukkan semangat juang yang membara dari tim tamu.
Di pihak tuan rumah, Arema FC menghadapi kendala serius akibat absennya beberapa pemain penting mereka akibat akumulasi kartu dan masalah cedera. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa kondisi timnya saat ini belum sepenuhnya ideal untuk menghadapi laga krusial tersebut.
"Ada tujuh pemain yang tidak bisa main, karena akumulasi sama cedera," ungkap Marcos Santos, mengonfirmasi jumlah pemain yang absen dari skuadnya. Meski begitu, ia tetap menyuntikkan optimisme penuh kepada timnya setelah menjalani persiapan yang dianggapnya luar biasa selama dua pekan terakhir.