PORTAL7.CO.ID - Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor akhir 2-1 saat menjamu Arema Malang dalam lanjutan kompetisi Super League musim 2025/2026. Duel sengit ini tersaji di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, pada hari Selasa yang penuh kejutan.
Dua gol krusial yang memastikan kemenangan tuan rumah dicetak oleh Privat Mbarga dan Moussa Sidibe, keduanya lahir di babak kedua pertandingan. Kemenangan ini sangat berarti bagi posisi Bhayangkara FC dalam klasemen sementara liga musim ini.
Situasi Arema Malang semakin memburuk setelah pertandingan harus mereka selesaikan hanya dengan sembilan pemain di lapangan. Dua pemain, Pablo Oliviera dan Dalberto, terpaksa diusir wasit setelah menerima kartu merah sepanjang laga yang berlangsung intens tersebut.
Pada awal pertandingan, Arema FC justru tampil lebih dominan dengan memberikan tekanan konstan melalui kreativitas Dalberto dan ketajaman Joel Vinicius. Hasil dari dominasi awal ini terlihat jelas ketika Joel Vinicius berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Keunggulan Arema tercipta pada menit ke-45+1, setelah Joel Vinicius sukses memaksimalkan umpan sundulan yang dilepaskan oleh Dalberto. Namun, kegembiraan tim tamu tidak berlangsung lama karena drama kartu merah mulai mewarnai akhir babak pertama.
"Petaka bagi tim tamu muncul di menit ke-45+8 saat Pablo Oliviera diusir wasit," demikian diceritakan mengenai momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan di penghujung paruh pertama. Keputusan wasit ini memberikan keuntungan jumlah pemain bagi Bhayangkara FC memasuki babak kedua.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangan mereka untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Beberapa peluang sempat diciptakan melalui sontekan Sadiki dan tembakan keras Ryo Matsumara, namun kiper Arema masih tampil sigap.
Situasi Arema menjadi semakin sulit pada menit ke-70 ketika Dalberto juga menerima kartu merah kedua bagi timnya, memaksa Singo Edan bermain dengan delapan pemain. Menyikapi hal ini, Privat Mbarga berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain tersebut.
Mbarga sukses mencetak gol penyeimbang untuk Bhayangkara FC pada menit ke-74, memanfaatkan situasi bola mati dari tendangan sepak pojok. Kemenangan dramatis akhirnya diraih Bhayangkara pada menit ke-86 melalui eksekusi penalti Moussa Sidibe, setelah Dendy Sulistyawan dilanggar di kotak terlarang.