PORTAL7.CO.ID - US Cremonese harus menerima kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke markas Lecce dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026 pada Minggu (8/3/2026). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Via del Mare ini menyisakan rasa getir bagi kubu tim tamu, terutama karena kontroversi di menit-menit akhir laga.

Lecce berhasil unggul lebih dulu melalui gol Santiago Pierotti pada menit ke-22, sebelum menggandakan keunggulan melalui tendangan penalti yang sukses dieksekusi oleh Nikola Stulic di menit ke-38. Cremonese hanya mampu membalas melalui gol hiburan dari Federico Bonazzoli.

Puncak kekecewaan tim tamu datang di masa injury time ketika mereka merasa dirugikan oleh wasit yang tidak memberikan hadiah penalti. Insiden krusial itu melibatkan kontak fisik keras antara pemain Lecce, Gaby Jean, terhadap Antonio Sanabria di area terlarang yang luput dari pandangan pengadil.

Direktur Olahraga Cremonese, Simone Giacchetta, secara terbuka mengecam keras kinerja wasit dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Ia merasa timnya telah menjadi korban ketidakadilan dalam dua kesempatan penting musim ini.

"Hari ini kami merasa dirugikan karena tidak mendapatkan penalti, penalti kedua yang tidak diberikan musim ini setelah insiden di Turin, juga di detik-detik terakhir pertandingan," ujar Simone Giacchetta.

Giacchetta juga menyoroti kegagalan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam mengintervensi momen penentuan tersebut. Ia menyayangkan VAR tidak melaporkan kontak fisik yang dianggapnya jelas terjadi terhadap Sanabria kepada wasit utama di akhir laga.

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memberikan apresiasi atas semangat juang pasukannya meskipun harus tertinggal dua gol sejak babak pertama. Ia meyakini timnya pantas meraih hasil imbang setelah perjuangan keras di paruh kedua.

"Meskipun demikian, ada insiden serupa di Turin dan Pisa. Kami tidak fokus pada itu, tetapi jika Anda membuat daftar, tepat untuk menyebutkan yang paling jelas," tutur Davide Nicola.

Kekalahan ini memperpanjang rentetan hasil negatif bagi I Grigiorossi, yang kini tercatat belum meraih kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir mereka. Sejak Desember 2025, klub yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, ini telah menelan sepuluh kekalahan dan hanya mengemas empat hasil imbang.