PORTAL7.CO.ID - Sebuah insiden lalu lintas mengejutkan terjadi di Jalan Raya Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kabupaten Bogor, pada dini hari tadi. Kecelakaan ini melibatkan satu unit truk yang membawa muatan material hebel.
Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian pengemudi yang mengalami kantuk saat bertugas. Truk tersebut dilaporkan kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak fasilitas umum dan kendaraan terparkir.
Plt Kanis Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rachman, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian tersebut. Kecelakaan ini tercatat terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
Menurut keterangan resmi, truk tersebut tengah melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor ketika insiden oleng itu terjadi. Kondisi jalanan yang lengang dini hari tampaknya tidak mencegah kecelakaan fatal tersebut.
Ipda Ares Rachman menjelaskan bahwa dugaan kuat penyebab utama adalah kelelahan pengemudi. "Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), diduga pengemudi truk warna kuning mengantuk lalu bergerak (oleng) ke kanan jalan," kata Ares.
Gerakan truk yang tak terkendali tersebut menyebabkan dampaknya meluas. Truk itu dilaporkan menabrak warung makan milik warga serta tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Akibat benturan keras tersebut, truk dengan nomor polisi F-9182-OT akhirnya berakhir dalam posisi terbalik total. "Truk (oleng) bergerak ke kanan jalan, dan menabrak warung milik AR, serta tiga unit motor yang terparkir yang berada di sebelah kanan jalan, dengan posisi akhir kendaraan truk F-9182-OT terbalik, ban depan dan belakang berada di atas, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas Tunggal," imbuhnya.
Kerusakan material dipastikan cukup signifikan akibat kecelakaan tunggal ini. Warung makan ambruk dan tiga sepeda motor mengalami kerusakan parah akibat tertimpa muatan atau benturan truk.
Meskipun kerusakan fisik sangat terlihat, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa dini hari ini. "Korban laka nihil, kerugian materi kurang lebih Ro 50 juta. Kerusakan terjadi pada warung dan tiga unit motor yang terparkir di lokasi," kata Ares.