Pertarungan sengit bertajuk Derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri harus puas dengan skor imbang tanpa gol pada paruh pertama. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Minggu, 11 Januari 2026, menyajikan tensi yang cukup terasa di lapangan. Meskipun demikian, kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang ada untuk memecah kebuntuan.
Statistik menunjukkan bahwa jalannya pertandingan cenderung minim menghasilkan peluang emas yang berarti bagi kedua kesebelasan. Baik Singo Edan maupun Macan Putih tampak kesulitan menembus pertahanan lawan yang bermain disiplin. Beberapa upaya tembakan jarak jauh yang dilepaskan berhasil dinetralisir oleh performa apik kedua penjaga gawang.
Momen paling krusial pada babak pertama terjadi pada menit kesembilan yang melibatkan intervensi Video Assistant Referee (VAR). Wasit Rio Permana Putra harus meninjau ulang insiden antara Williams Lugo dari Persik Kediri dan pemain Arema FC, Dalberto. Lugo dianggap menginjak engkel Dalberto, yang kemudian berujung pada pemberian kartu kuning oleh wasit.
Analisis pertandingan menunjukkan bahwa kedua pelatih menerapkan strategi yang cukup berhati-hati, terutama di lini tengah. Permainan cenderung terpusat di tengah lapangan, membuat aliran bola ke lini serang menjadi tersendat. Hal ini menjelaskan mengapa Arema maupun Persik belum mampu menciptakan ancaman serius yang menguji pertahanan lawan.
Arema FC sempat mendapatkan kesempatan melalui skema bola mati pada menit ke-27 untuk membuka keunggulan. Umpan silang yang dilepaskan Valdeci dari tendangan sudut berhasil diantisipasi dengan baik oleh kiper Macan Putih, Leo Navacchio. Kiper Persik tersebut tampil sigap dan berhasil mengamankan gawangnya dari ancaman.
Sementara itu, Persik Kediri membalas pada menit ke-31 melalui tendangan keras yang dilepaskan oleh Ezra Walian dari luar kotak penalti. Tendangan akurat tersebut berhasil ditepis dengan sigap oleh penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri. Penampilan gemilang Frigeri dan Navacchio menjadi alasan utama mengapa skor kacamata masih bertahan hingga jeda.
Dengan hasil 0-0, babak kedua diprediksi akan berjalan lebih terbuka dan intensif setelah jeda istirahat. Kedua tim dipastikan akan melakukan penyesuaian taktik dan mungkin memasukkan pemain baru untuk mencari gol pembuka. Hasil akhir laga ini sangat penting bagi posisi kedua tim dalam persaingan di papan klasemen sementara liga.