Umat Muslim di wilayah Kota Malang kini memasuki hari kedelapan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kejelasan mengenai waktu berbuka menjadi informasi yang paling dinantikan guna menyempurnakan ibadah harian bagi warga setempat. Pemerintah melalui instansi terkait telah menetapkan panduan waktu agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih teratur dan tepat waktu.
Berdasarkan data resmi, jadwal buka puasa untuk wilayah Kota Malang pada Kamis, 26 Februari 2026, jatuh pada pukul 17:52 WIB. Momen krusial ini ditandai dengan berkumandangnya adzan Maghrib yang menjadi batas akhir menahan lapar dan dahaga sepanjang hari. Seluruh warga diharapkan dapat mempersiapkan diri menjelang waktu yang telah ditentukan tersebut untuk menyantap hidangan iftar.
Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menerbitkan jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H sebagai rujukan utama bagi seluruh umat Islam. Dokumen ini berfungsi sebagai acuan standar agar terdapat keseragaman waktu ibadah di berbagai daerah di tanah air, termasuk Jawa Timur. Khusus untuk Kota Malang, koordinat geografis menentukan waktu shalat dan berbuka yang spesifik bagi para penduduknya.
Selain menginformasikan waktu berbuka, jadwal yang dirilis juga mencakup waktu imsak serta jadwal shalat lima waktu secara lengkap. Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi agar tidak tertinggal dalam menjalankan kewajiban agama setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk mendukung kekhusyukan umat dalam menjalani setiap fase ibadah selama bulan mulia ini dengan penuh kedisiplinan.
Saat tiba waktunya berbuka, umat Islam di Indonesia biasanya melafalkan doa khusus sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Doa tersebut berbunyi "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin" yang mengandung makna spiritual sangat mendalam. Ungkapan ini merefleksikan kepasrahan dan terima kasih atas rezeki serta rahmat yang diberikan Tuhan setelah seharian berpuasa.
Secara harfiah, doa tersebut memiliki arti permohonan kepada Allah yang Maha Pemurah agar menerima ibadah puasa yang telah dijalankan dengan tulus. Melalui doa ini, seorang hamba menyatakan bahwa ia berbuka dengan rezeki dan kasih sayang yang bersumber langsung dari-Nya. Tradisi melafalkan doa ini sudah mendarah daging di tengah masyarakat Muslim Indonesia dan terus dilestarikan secara turun-temurun.
Dengan adanya panduan jadwal yang akurat, diharapkan ibadah Ramadhan tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan bagi semua. Kedisiplinan dalam mengikuti waktu imsakiyah menjadi salah satu kunci utama dalam meraih kesempurnaan pahala puasa di mata Tuhan. Semoga seluruh warga Kota Malang dapat menjalankan sisa bulan Ramadhan dengan semangat spiritual yang tinggi hingga hari kemenangan tiba.
Sumber: Infonasional