PORTAL7.CO.ID - Produsen kendaraan listrik global, BYD, mengambil sikap tegas untuk tidak melakukan penyesuaian pada banderol harga jajaran mobil listriknya yang dipasarkan di Indonesia per Maret 2026. Keputusan ini diambil sebagai respon terhadap kondisi pasar yang masih menunggu kejelasan mengenai skema insentif kendaraan listrik dari pemerintah untuk tahun anggaran 2026.

Keputusan mempertahankan harga ini diambil meskipun Kementerian Keuangan masih melakukan kajian mendalam terkait kebijakan fiskal yang akan mendukung harga jual mobil listrik agar tetap kompetitif. Otoritas terkait masih menghitung dampak insentif yang memungkinkan harga jual EV lebih terjangkau oleh konsumen.

"Sampai saat ini pun kami belum ada melakukan perubahan di sisi harga, kami masih confidence dengan situasi saat ini," kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government BYD Indonesia. Pernyataan ini menggarisbawahi keyakinan perusahaan terhadap posisi harga mereka saat ini.

Luther Panjaitan juga memberikan klarifikasi mengenai isu kenaikan harga yang sempat beredar, khususnya untuk model BYD Atto 1, yang diduga berasal dari informasi dealer. Informasi tersebut dengan tegas dibantah oleh pihak APM.

"Sepertinya ada kesalahan typo dari dealer tersebut dan memang melalui ini saya konfirmasi, kita masih tetap mempertahankan harga kendaraan EV kita khususnya Atto 1," ujar Luther Panjaitan untuk meluruskan kesalahpahaman publik.

Saat ini, BYD Atto 1 masih berada di posisi terdepan sebagai model EV termurah dari BYD dengan harga jual yang dimulai dari Rp 199 juta. Model ini menjadi ujung tombak penetrasi pasar di segmen harga yang lebih sensitif.

Data menunjukkan bahwa stabilitas harga juga berlaku untuk model BYD Seal, Dolphin, dan M6, yang harganya belum berubah sejak pembaruan terakhir mereka pada 4 Februari 2025. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap harga yang telah ditetapkan.

Sementara itu, model lain menunjukkan riwayat penyesuaian harga yang berbeda; BYD Sealion 7 terakhir mengalami penyesuaian harga pada 13 Februari 2025, sedangkan BYD Atto 3 pada 21 Mei 2025.

BYD juga telah memperkuat lini produknya dengan memperkenalkan varian teranyar, yaitu Atto 3 Advanced Plus, yang diluncurkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Februari 2026. Ini bertujuan memperkuat posisi mereka di segmen tengah pasar.