PORTAL7.CO.ID - BYD Motor Indonesia tampaknya sedang mempersiapkan langkah strategis untuk memperluas portofolio elektrifikasi mereka di pasar otomotif nasional. Hal ini terindikasi dari munculnya kode kendaraan baru yang telah terdaftar resmi dalam data administrasi pemerintah Indonesia.

Apa yang terdeteksi adalah pendaftaran unit baru di segmen minibus yang menggunakan kode identifikasi khusus. Pendaftaran ini tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026, yang menjadi titik awal spekulasi mengenai model terbaru BYD.

Kode yang terdaftar tersebut adalah MEH, yang secara spesifik merujuk pada teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Informasi ini mengarahkan pada dugaan bahwa model yang akan diperkenalkan adalah varian hybrid dari BYD M6.

Dilansir dari Detik Oto, kode MEH ini secara eksklusif dikaitkan dengan BYD M6 versi hybrid. Sebagai perbandingan, varian Battery Electric Vehicle (BEV) atau mobil listrik murni dari model yang sama terdaftar menggunakan kode MEE.

Data menunjukkan bahwa terdapat tujuh tipe berbeda dari BYD M6 dengan kode MEH yang telah didaftarkan dalam sistem. Angka Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk model-model tersebut berkisar antara Rp 104 juta hingga mencapai puncaknya di Rp 123 juta.

Perlu dicatat bahwa angka NJKB yang tercatat bukanlah harga jual ritel yang akan dibayarkan konsumen di dealer. NJKB berfungsi sebagai dasar perhitungan pajak kendaraan bermotor, sehingga harga jual akhir dipastikan akan lebih tinggi setelah akumulasi pajak dan biaya lainnya.

Kehadiran mobil misterius ini semakin diperkuat oleh beredarnya foto-foto di media sosial yang menunjukkan unit kamuflase dengan plat nomor B-2471-XXA. Meskipun menggunakan lis biru khas mobil listrik, fascia depan kendaraan tersebut tampak memiliki lubang gril.

Adanya lubang gril tersebut menjadi indikasi kuat bahwa mobil ini mengusung sistem Plug-in Hybrid, yang berarti mengombinasikan mesin pembakaran internal (ICE) dengan motor listrik. Desain lampu depan pada unit yang tertangkap kamera juga sangat mirip dengan estetika BYD M6 yang sudah dikenal publik.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, memberikan klarifikasi mengenai status model M6 yang saat ini tersedia di Indonesia. Ia menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini masih pada varian listrik murni.