PORTAL7.CO.ID - Produsen otomotif ternama asal China, BYD, dilaporkan sedang mengevaluasi secara mendalam peluang untuk memasuki arena balap internasional. Langkah ambisius ini mencakup eksplorasi partisipasi dalam kejuaraan puncak seperti Formula One (F1) dan FIA World Endurance Championship (WEC).

Keputusan strategis ini sejalan dengan upaya agresif BYD dalam memperluas jejak bisnis dan citra mereknya di kancah global. Pertimbangan ini juga diperkuat oleh tren perkembangan teknologi dalam dunia balap yang semakin condong ke arah sistem tenaga hibrida.

Informasi mengenai penjajakan ini diperoleh dari sejumlah sumber internal perusahaan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengingat sifat informasinya yang bersifat privat, seperti dilansir dari Bola.

Salah satu jalur utama yang sedang dikaji adalah keterlibatan dalam World Endurance Championship, termasuk ajang ikonik 24 Hours of Le Mans. Opsi lainnya adalah potensi untuk terjun langsung ke Formula One.

Untuk masuk ke F1, BYD sedang mempertimbangkan dua skenario utama, yaitu membangun tim balap baru dari nol atau mengakuisisi tim yang sudah eksis di grid saat ini.

Jika langkah ini terealisasi, partisipasi BYD akan menjadi momen signifikan, menandai upaya pabrikan mobil China untuk bersaing langsung di sirkuit yang dominan diisi oleh tim-tim dari Eropa dan Amerika Serikat.

Namun, memasuki kancah Formula One bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan investasi besar. Salah satu sumber menyebutkan bahwa biaya pengembangan dan operasional tim balap bisa menjadi tantangan finansial yang substansial.

"Proses negosiasi serta pengembangan mobil balap diperkirakan dapat memakan waktu bertahun-tahun, dengan perkiraan biaya mencapai sekitar 500 juta dolar AS per musim," ungkap salah satu narasumber internal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, BYD belum mengumumkan keputusan final mengenai keterlibatan mereka di dunia motorsport dan masih terbuka untuk tidak berpartisipasi sama sekali. Pihak perusahaan juga belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor yang beredar luas ini.