JAKARTA – Peta persaingan industri otomotif nasional mengalami pergeseran tajam pada pembukaan tahun 2026. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Februari 2026, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini mencatatkan penetrasi pasar sebesar 15% dari total penjualan mobil nasional.
Dominasi merek asal Tiongkok, khususnya BYD, semakin tak tergoyahkan dengan menempatkan tiga modelnya dalam daftar lima besar mobil listrik terlaris di tanah air.
Kejutan terbesar datang dari BYD Atto 1. Mobil listrik ringkas ini berhasil memimpin pasar dengan distribusi mencapai 3.361 unit. Keberhasilan Atto 1 disinyalir berkat strategi harga agresif di kisaran Rp190 jutaan, yang mulai menggerus pangsa pasar mobil murah ramah lingkungan (LCGC) konvensional.