Bank Indonesia (BI) wilayah Sumatera Utara resmi membuka layanan penukaran uang pecahan kecil untuk menyambut Idulfitri 2026. Masyarakat di Kota Medan kini dapat mempersiapkan kebutuhan uang tunai baru guna tradisi berbagi THR saat hari raya nanti. Pengaturan ini dilakukan secara sistematis guna memastikan distribusi uang layak edar menjangkau seluruh lapisan warga dengan lebih efisien.

Periode layanan penukaran uang baru tahap pertama dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 19 hingga 27 Januari 2026 mendatang. Warga yang berminat diwajibkan melakukan pemesanan secara daring melalui situs resmi PINTAR BI mulai Sabtu, 14 Februari 2026. Pendaftaran online ini bertujuan untuk meminimalisir antrean panjang dan memberikan kenyamanan serta kepastian bagi para nasabah di lokasi penukaran.

Setiap individu diberikan kuota maksimal penukaran sebesar Rp 5,3 juta yang terdiri dari berbagai pecahan denominasi rupiah terbaru. Paket tersebut mencakup pecahan Rp 50.000 sebanyak Rp 2,5 juta hingga pecahan terkecil Rp 1.000 senilai Rp 100 ribu per orang. Pembatasan nominal ini sengaja diterapkan agar distribusi uang baru dapat merata dan dinikmati oleh lebih banyak masyarakat di Sumatera Utara.

Layanan kas keliling akan ditempatkan di beberapa titik strategis di Medan, termasuk Masjid Almusabbihin di Komplek Tasbih dan Masjid Almusannif. Selain itu, BI juga akan hadir di Masjid Agung Medan pada jadwal yang telah ditentukan untuk melayani kebutuhan warga sekitar. Petugas akan bersiaga mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB sesuai dengan bukti pemesanan yang telah dikantongi oleh masyarakat.

Selain melalui kas keliling, masyarakat juga bisa mendatangi sembilan kantor cabang perbankan yang telah ditunjuk secara resmi oleh Bank Indonesia. Beberapa di antaranya meliputi Bank BRI Kanwil Medan, Bank BNI Cabang USU, hingga Bank Sumut Kantor Pusat. Sangat disarankan bagi calon penukar untuk menghubungi bank terkait terlebih dahulu guna memastikan ketersediaan stok uang pecahan yang diinginkan.

Proses pendaftaran melalui laman pintar.bi.go.id mengharuskan pengguna untuk mengisi data diri lengkap seperti NIK dan nomor telepon aktif. Setelah memilih lokasi dan waktu yang diinginkan, pemesan akan mendapatkan bukti digital yang wajib dibawa saat melakukan transaksi di lokasi. Pastikan koneksi internet stabil saat mendaftar karena kuota harian biasanya habis dalam waktu yang sangat singkat mengingat tingginya antusiasme warga.

Persiapan dini dalam menukarkan uang baru diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan hari kemenangan dengan lebih tenang dan tertib. Bank Indonesia terus berkomitmen menjaga kedaulatan rupiah dengan menyediakan uang layak edar di seluruh pelosok wilayah Sumatera Utara. Segera lakukan registrasi agar tidak kehabisan kuota dan dapat menjalankan tradisi Lebaran dengan lancar bersama sanak saudara.