PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Batang bersama tim pegiat lingkungan Sungai Watch menyelenggarakan kegiatan Fun Run sejauh 5 kilometer pada hari Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan bagi masa depan bangsa.

Rute lari yang dipilih membentang dari Kantor Kecamatan Kandeman dan berakhir di Rumah Dinas Bupati Batang. Aksi ini turut dimeriahkan oleh tiga pelari mancanegara yang sedang menjalankan misi lingkungan penting.

Tiga pelari internasional yang berpartisipasi adalah Gary Bencheghib, Kelly, dan Sam. Mereka merupakan bagian dari kampanye lingkungan bertajuk Run for Rivers yang sedang mereka tempuh perjalanannya dari Bali menuju Jakarta.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal ini harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan.

"Setiap langkah kita adalah komitmen agar anak cucu kita tetap bisa merasakan alam yang sama seperti yang kita nikmati saat ini. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan," ujar Bupati Faiz dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (6/5/2026).

Bupati Faiz juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Sungai Watch yang dinilai konsisten menyuarakan pentingnya kebersihan sungai di berbagai wilayah Indonesia. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat terwujud.

"Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan mendorong kolaborasi lintas pihak dalam menangani persoalan sampah, baik di sungai maupun di darat," harap Bupati Faiz.

Sebagai langkah konkret di daerahnya, Pemerintah Kabupaten Batang tengah mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Sentul. Proyek yang kini memasuki tahap lelang ini fokus pada penerapan konsep nol sampah di empat kecamatan percontohan.

"Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan Reduce, Reuse, Recycle (TPST 3R) di beberapa titik untuk mengatasi permasalahan sampah di pinggir jalan, seperti di wilayah Pasekaran, Kauman, dan sekitar RSUD," jelas Bupati Faiz.