Pemerintah dan pemangku kepentingan olahraga nasional sedang merancang sebuah cetak biru strategis untuk memastikan keberlanjutan prestasi di kancah internasional. Program ini berfokus pada reformasi total sistem pembinaan atlet, mulai dari tingkat dasar hingga elit.

Salah satu pilar utama strategi ini adalah modernisasi Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) dengan fasilitas berstandar dunia. Fasilitas baru ini dirancang untuk mendukung pendekatan pelatihan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga (sport science).

Kebutuhan akan cetak biru ini muncul sebagai respons atas tantangan konsistensi prestasi Indonesia di ajang multi-event global. Pembinaan yang terstruktur dan terintegrasi dianggap sebagai solusi untuk mengatasi siklus naik turunnya performa atlet.