PORTAL7.CO.ID - Di era digital yang serba cepat, masyarakat harus selalu waspada terhadap informasi yang beredar di internet. Belakangan ini, sebuah video yang menjanjikan keuntungan finansial besar telah beredar luas di platform media sosial.

Video tersebut mengklaim bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akan menyalurkan dana hibah sebesar Rp 11 miliar pada tahun 2026. Informasi ini telah menyebar dengan cepat dan memicu beragam reaksi dari masyarakat yang berharap mendapatkan bantuan tersebut.

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan pernyataan bahwa informasi tersebut adalah hoax. "Informasi tentang penyaluran dana hibah sebesar Rp 11 miliar pada tahun 2026 adalah tidak benar" ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Masyarakat dihimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. "Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di internet, karena banyak di antaranya yang adalah hoax" kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Kementerian Keuangan juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap manipulasi informasi yang dapat merugikan masyarakat. "Kita harus selalu waspada terhadap manipulasi informasi yang dapat merugikan masyarakat" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, Kementerian Keuangan telah melakukan upaya untuk menghentikan penyebaran informasi palsu tersebut. "Kita telah melakukan upaya untuk menghentikan penyebaran informasi palsu tersebut" kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Masyarakat dihimbau untuk selalu mengikuti informasi yang resmi dari Kementerian Keuangan. "Kita harus selalu mengikuti informasi yang resmi dari Kementerian Keuangan untuk mendapatkan informasi yang akurat" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Kementerian Keuangan juga berharap masyarakat dapat berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di internet. "Kita berharap masyarakat dapat berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di internet" kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari kerugian yang dapat ditimbulkan oleh informasi palsu. "Dengan berhati-hati, kita dapat terhindar dari kerugian yang dapat ditimbulkan oleh informasi palsu" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.