Kemdiktisaintek resmi membuka peluang bagi lulusan SMA sederajat melalui program prestisius Beasiswa Garuda Sarjana (S1) tahun 2026. Skema pembiayaan ini memanfaatkan Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Para calon pelamar kini harus mempersiapkan diri karena terdapat komitmen pascastudi yang cukup ketat bagi setiap penerima.

Penerima beasiswa ini memiliki kewajiban untuk berkontribusi langsung bagi Indonesia setelah menyelesaikan masa studi mereka. Ketentuan resmi menyebutkan bahwa masa pengabdian minimal adalah dua kali masa studi, atau sekitar delapan tahun untuk jenjang sarjana. Bentuk kontribusi tersebut nantinya akan diatur secara teknis oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek.

Pemerintah menetapkan sepuluh bidang prioritas utama yang harus dipilih oleh para pendaftar agar selaras dengan kebutuhan nasional. Sektor tersebut mencakup ketahanan pangan, kesehatan, digitalisasi, hingga kebijakan publik dan hilirisasi industri. Fokus ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan global di masa depan.