PORTAL7.CO.ID - Arsenal secara resmi mengunci tempat mereka di babak final Liga Champions musim 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka berhasil mengalahkan Atletico Madrid dalam laga penentuan yang berlangsung di London pada Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tipis 1-0 dalam pertandingan kali ini memastikan The Gunners unggul dengan agregat skor 2-1 atas wakil Spanyol tersebut. Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena tim asuhan Mikel Arteta berhasil mempertahankan status nir-kekalahan sejak babak fase grup.
Pertandingan penentuan di kandang ini terjadi setelah Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama yang diselenggarakan di Madrid pekan sebelumnya. Hasil ini membawa Arsenal kembali ke panggung final setelah penantian panjang.
Prestasi ini mencetak lembaran sejarah baru bagi klub asal London tersebut, karena ini merupakan kali kedua mereka melangkah ke partai puncak kompetisi elite Eropa. Sebelumnya, Arsenal pernah mencapai final pada tahun 2006, dan kali ini mereka melakukannya dengan catatan performa yang sangat mengesankan tanpa tersentuh kekalahan.
Dilansir dari Detikcom, performa konsisten Bukayo Saka dan rekan-rekannya terlihat dari statistik keseluruhan musim ini. Mereka tercatat meraih total 11 kemenangan dan tiga kali bermain imbang dari 14 pertandingan yang telah dilalui di Liga Champions.
Arsenal menunjukkan dominasi sejak fase grup, di mana mereka menyapu bersih delapan kemenangan beruntun, termasuk mengatasi tantangan dari tim-tim besar seperti Bayern Munich dan Inter Milan. Koleksi kemenangan ini memperkuat narasi superioritas mereka sepanjang turnamen.
Ketangguhan skuad Mikel Arteta berlanjut hingga fase gugur, di mana mereka selalu berhasil mengamankan satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam setiap babak dua leg yang mereka jalani. Tim-tim seperti Bayer Leverkusen dan Sporting CP terpaksa mengakui keunggulan Arsenal sebelum akhirnya Atletico Madrid menjadi korban terakhir di babak semifinal.
Keberhasilan musim ini menghadirkan nuansa dejavu bagi publik klub, mengingatkan pada skuad legendaris yang dipimpin oleh Arsene Wenger dua dekade lalu, yang juga mencapai final tanpa kekalahan. Namun, terdapat perbedaan krusial dalam jumlah pertandingan yang dimainkan hingga mencapai babak final.
"Terdapat perbedaan pada jumlah pertandingan karena pada tahun 2006 Arsenal hanya melakoni 12 laga sebelum final, sementara musim ini mereka telah bertanding 14 kali," demikian informasi yang diperoleh mengenai perbandingan statistik tersebut.