PORTAL7.CO.ID - Bursa mobil bekas di kawasan WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, terpantau sedang mengalami fase dinamika yang cukup signifikan pada pertengahan April 2026. Kondisi ini memicu perhatian para pelaku industri otomotif di wilayah ibu kota.

Aktivitas perdagangan di pusat otomotif ternama tersebut saat ini menunjukkan pola yang sangat berbeda. Fenomena ini terlihat jelas jika dibandingkan dengan tren pasar yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, geliat transaksi di lokasi ini dinilai belum sepenuhnya kembali ke level normal. Padahal, masa libur Lebaran 2026 baru saja berakhir yang biasanya menjadi momentum puncak penjualan.

"Volume penjualan saat ini masih berada di bawah catatan periode serupa yang terjadi sebelum tahun 2025," tulis laporan tersebut dalam menggambarkan situasi pasar di lapangan.

Kondisi pasar yang melandai ini tidak hanya terjadi pada unit mobil keluarga, tetapi juga merambah ke berbagai kategori lainnya. Para pedagang di kawasan Jakarta Utara kini harus beradaptasi dengan perubahan minat konsumen.

Segmen mobil mewah yang biasanya menjadi primadona di WTC Mangga Dua juga dikabarkan mulai mengalami penurunan tren. Pergerakan pasar di kelas premium ini terpantau tidak seaktif periode-periode sebelumnya.

Para pengamat otomotif menilai bahwa perubahan perilaku konsumen pasca-2025 menjadi salah satu faktor penentu. Hal ini berdampak langsung pada perputaran unit yang ada di setiap diler atau showroom.

Meskipun aktivitas perdagangan masih berlangsung, intensitasnya belum mencapai titik optimal seperti yang diharapkan. Para pemilik usaha di pusat otomotif tersebut terus memantau perkembangan ekonomi makro yang memengaruhi daya beli.

Diharapkan dalam beberapa bulan ke depan, kondisi pasar mobil bekas di Jakarta Utara dapat kembali stabil. Penyesuaian strategi pemasaran menjadi kunci utama bagi para pedagang untuk meningkatkan volume transaksi.