PORTAL7.CO.ID - Langkah Barcelona di babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026 resmi terhenti setelah menyerah dari rival domestik mereka, Atletico Madrid. Kekalahan dengan skor agregat 2-3 tersebut diwarnai oleh sejumlah keputusan kontroversial yang diambil oleh sang pengadil lapangan.
Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) malam itu menjadi sorotan tajam lantaran tim asal Catalan tersebut harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua. Eric Garcia menerima kartu merah langsung dari wasit asal Prancis yang bertugas, Clement Turpin.
Kondisi ini memperparah situasi Blaugrana yang sebelumnya sudah kehilangan bek muda Pau Cubarsi akibat sanksi serupa pada laga leg pertama, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Tim asuhan Xavi Hernandez pun tampak kesulitan mengimbangi permainan lawan setelah kekurangan jumlah personil di lini pertahanan.
Winger andalan Barcelona, Raphinha, yang terpaksa menonton dari pinggir lapangan karena mengalami cedera saat jeda internasional, memberikan tanggapan keras mengenai hasil tersebut. Pemain asal Brasil ini merasa hasil pertandingan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar teknis permainan.
"Secara pribadi, aku merasa bahwa tim kami telah dirampok dalam pertandingan krusial ini," cetus Raphinha.
Raphinha menekankan bahwa sebelum insiden kartu merah terjadi, Barcelona sebenarnya mampu mendominasi jalannya laga dengan skema permainan yang solid. Ia menyayangkan fokus pertandingan beralih kepada keputusan wasit daripada kualitas sepak bola yang ditampilkan kedua tim.
"Aku sebenarnya enggan membahas lebih jauh mengenai kinerja wasit, namun kenyataannya kami bermain dengan sangat impresif di lapangan hijau," lanjut Raphinha.
Kekecewaan mantan bintang Leeds United ini semakin memuncak ketika ia menyoroti ketidakseimbangan dalam pemberian sanksi di lapangan. Ia menilai wasit cenderung bersikap pasif terhadap rentetan pelanggaran yang dilakukan oleh para pemain Atletico Madrid.
"Pihak lawan melakukan pelanggaran dalam jumlah yang sangat banyak, namun anehnya wasit tidak memberikan satu pun kartu kuning kepada mereka," ungkap Raphinha.