PORTAL7.CO.ID - Pemerintah telah memberikan kepastian mengenai nasib program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) senilai Rp900.000 menjelang perayaan Idul Fitri tahun 2026. Keputusan tegas diambil bahwa penyaluran bantuan tersebut tidak akan dilanjutkan pada tahun depan.

Keputusan penghentian ini didasarkan pada berakhirnya masa berlaku program bantuan sosial tersebut pada penghujung tahun 2025 lalu. Hal ini mengakhiri spekulasi publik yang mengharapkan adanya kelanjutan stimulus menjelang hari besar keagamaan.

Menurut informasi yang diperoleh, alokasi anggaran untuk BLT Kesra Rp900.000 sudah tidak tercantum dalam dokumen perencanaan anggaran tahun 2026. Hal ini mengindikasikan bahwa program tersebut memang didesain sebagai bantuan sementara.

Langkah ini sejalan dengan pandangan resmi pemerintah mengenai fungsi bantuan tersebut di masa lampau. "BLT Kesra hanya merupakan stimulus ekonomi sementara," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, merujuk pada tujuan awal program tersebut.

Banyak masyarakat yang sebelumnya mencari konfirmasi mengenai bantuan ini, terutama pada pekan ketiga bulan Ramadan tahun 2026. Program BLT Kesra sendiri diketahui diluncurkan pada Oktober 2025 lalu.

Program yang dihentikan ini sebelumnya menyasar sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat. Tujuan utama peluncurannya adalah untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode puasa dan perayaan Idulfitri.

Meskipun BLT Kesra dihentikan, Pemerintah memastikan jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan tetap berjalan. Dana telah dialokasikan untuk berbagai program bantuan rutin lainnya sepanjang tahun 2026.

Beberapa skema bantuan sosial yang dipastikan akan tetap berjalan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Selain itu, Program Indonesia Pintar (PIP) juga termasuk dalam daftar bantuan berkelanjutan tersebut.

Penyaluran semua bantuan yang tersisa ini dilakukan berdasarkan basis data kemiskinan nasional yang terstruktur. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa alokasi dana sosial benar-benar mencapai sasaran yang membutuhkan.