PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat program magang nasional yang dikenal sebagai "Magang Hub." Langkah ini merupakan bagian strategis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja terampil di tanah air.
Target ambisius telah ditetapkan untuk perluasan program tersebut, yaitu peningkatan kapasitas peserta magang hingga mencapai angka 150 ribu orang. Target ini merefleksikan optimisme pemerintah terhadap efektivitas program vokasi ini.
Penegasan upaya peningkatan kapasitas tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor. Hal ini dilakukan saat beliau melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi (monev) rutin yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Lokasi yang ditinjau kali ini adalah Rumah Sakit Ummi di Bogor.
Momen penting ini terjadi pada hari Selasa, tanggal 14 April 2026, menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap implementasi di lapangan. Kegiatan monev ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Dalam kunjungannya, Afriansyah Noor secara spesifik meninjau proses pelaksanaan program magang yang sudah berjalan di rumah sakit tersebut. Proses ini telah berjalan melalui tiga batch sejak dimulai pada Oktober 2025.
Dilansir dari bogorplus.id, Wamenaker mengamati langsung bagaimana para peserta magang berinteraksi dan menyerap ilmu dalam lingkungan kerja profesional di RS Ummi. Hal ini penting untuk mengukur dampak nyata program.
Afriansyah Noor menekankan pentingnya keberlanjutan dan peningkatan skala program Magang Hub ini. Beliau menyatakan bahwa pengalaman di RS Ummi menjadi salah satu studi kasus penting untuk pengembangan ke depan.
"Pemerintah terus mendorong penguatan program magang nasional 'Magang Hub' dengan rencana peningkatan kapasitas peserta hingga 150 ribu orang," ujar Afriansyah Noor.