PORTAL7.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengambil langkah konkret untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi legislatif. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap stigma negatif yang kerap melekat pada anggota dewan pasca-pemilihan.

Aksi nyata yang dilakukan adalah dengan membuka kediaman pribadinya di Bogor sebagai ruang sosial dan tempat interaksi langsung dengan konstituen. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 April 2026, sebagai wujud komitmen politiknya selama menjabat.

Iwan Suryawan menyadari adanya tantangan besar dalam meyakinkan masyarakat bahwa anggota dewan tidak melupakan janji setelah terpilih. Ia menjadikan keraguan publik tersebut sebagai pendorong utama untuk meningkatkan tanggung jawab politiknya.

"Masyarakat itu melihat anggota dewan ketidakpercayaannya lebih. Saya ingin menjawab keraguan masyarakat itu, itu bagi saya tantangan yang harus dijawab benar nggak kalau sudah jadi lupa," ujar Iwan Suryawan, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, teras rumahnya di Bogor telah difungsikan sebagai lokasi rutin kegiatan seperti posyandu dan tempat berkumpulnya para lansia setiap bulan. Selain itu, ia juga menyediakan kebutuhan pokok bagi warga yang membutuhkan.

"Kami punya keinginan besar dan kewajiban untuk bertemu masyarakat dan inilah tantangannya, makanya berupaya kami untuk terus interaksi perkara bisa memenuhi kebutuhan mereka itu proses. Tapi bahwa kita berupaya balik lagi ke masyarakat, itu saja hari-harinya," katanya.

Iwan Suryawan menekankan bahwa edukasi yang benar kepada masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga agar informasi yang disampaikan oleh anggota dewan tetap akurat. Ia khawatir kesenjangan informasi dapat memperlebar jurang kepercayaan publik.

"Rumah saya di halaman dijadikan posyandu. Terbuka dan tiap bulan posyandu anggrek di RW 10 di teras rumah. Biasa buat kumpul warga, di rumah juga ada karung beras kalau perlu tinggal ambil. Jadi tempat kontrol lansia, warga yang butuh kebutuhan," ungkap Iwan Suryawan, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Pihak DPRD Jawa Barat secara institusional juga sedang merancang berbagai program yang berfokus pada pertemuan tatap muka dengan masyarakat. Tujuannya adalah memaparkan hasil kerja secara transparan agar kebijakan daerah sejalan dengan realitas di lapangan.