PORTAL7.CO.ID - Arsenal resmi mengamankan satu tempat di babak semifinal Liga Champions setelah menghadapi Sporting CP pada Kamis (16/4/2026). Pertandingan leg kedua yang berlangsung di Emirates Stadium tersebut berakhir dengan skor kacamata tanpa gol bagi kedua tim.

Meski hanya meraih hasil imbang, tim asuhan Mikel Arteta tetap berhak melaju ke fase berikutnya. Keuntungan ini didapat berkat keunggulan agregat 1-0 yang telah mereka kantongi sejak kemenangan pada laga leg pertama sebelumnya.

Namun, keberhasilan menembus babak empat besar ini dibayangi oleh catatan kurang memuaskan di lini depan Meriam London. Efektivitas serangan skuad asal London Utara tersebut kembali menjadi sorotan utama bagi para pengamat sepak bola.

Dilansir dari Detik Sport, Arsenal tercatat gagal mencetak lebih dari satu gol dalam lima pertandingan terakhir yang mereka jalani di berbagai kompetisi. Tren penurunan produktivitas ini mulai menimbulkan kekhawatiran terkait ketajaman lini serang mereka.

Dominasi permainan sebenarnya tetap ditunjukkan oleh Arsenal melalui catatan 15 tembakan sepanjang pertandingan di kandang sendiri. Sayangnya, penyelesaian akhir yang buruk membuat hanya satu tendangan saja yang berhasil mengarah tepat ke sasaran.

Masalah produktivitas gol ini sebelumnya telah memberikan dampak signifikan pada peluang Arsenal meraih gelar di kompetisi lain. Klub tersebut dipastikan kehilangan trofi Carabao Cup setelah ditekuk Manchester City, serta tersingkir oleh Southampton di perempat final turnamen domestik.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan perhatian khusus pada kegagalan timnya dalam mengonversi peluang matang. Salah satu momen yang disesalkan adalah saat transisi serangan dari David Raya gagal diselesaikan oleh Leandro Trossard.

"Hasil ini memang sesuai dengan keinginan saya, namun saya lebih memilih jika tim bisa mencetak gol, khususnya pada momen transisi saat David Raya memberikan umpan kepada Leandro Trossard untuk menuntaskan laga tersebut," ujar Mikel Arteta.

Kendati menyayangkan kegagalan tim dalam memperlebar selisih skor, Arteta tetap memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras skuadnya. Sang manajer memilih untuk tetap bersyukur karena target utama meloloskan Arsenal ke babak semifinal berhasil tercapai dengan baik.