PORTAL7.CO.ID - Apa yang terjadi adalah catatan minor yang mengkhawatirkan bagi lini pertahanan Real Madrid setelah mereka gagal meraih hasil nirbobol dalam sepuluh pertandingan beruntun di kompetisi Liga Spanyol.

Kapan tren negatif ini kembali terjadi adalah setelah pertandingan melawan Real Betis pada Sabtu (25/4) dini hari WIB, di mana mereka hanya mampu bermain imbang 1-1.

Siapa yang menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut adalah kiper dan barisan belakang Los Blancos, setelah gol pembuka Vinicius pada menit ke-17 berhasil disamakan oleh Hector Bellerin di masa injury time (menit ke-90+4).

Di mana momen krusial ini terjadi adalah di ajang Liga Spanyol, memperlihatkan masalah konsistensi pertahanan yang dihadapi skuad asuhan Alvaro Arbeloa musim ini.

Mengapa hal ini menjadi perhatian khusus adalah karena catatan ini menyamai memori kelam klub yang terakhir kali terjadi pada tahun 2004 silam, sebagaimana dilansir dari Detik Sport yang mengutip Marca.

Secara statistik, lini pertahanan Madrid telah kemasukan total 13 gol dalam sepuluh laga beruntun di LaLiga tersebut, yang mengindikasikan adanya kerapuhan koordinasi di sektor belakang tim.

Hasil imbang kontra Betis menambah daftar panjang di mana Madrid kehilangan keunggulan di menit-menit akhir pertandingan, sebuah pola yang mulai mengkhawatirkan staf kepelatihan.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan kebingungannya mengenai situasi yang terus berulang tersebut dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

"Kami tidak tahu penyebabnya, mengapa ini selalu terjadi di menit akhir," jelas pelatih Alvaro Arbeloa.