PORTAL7.CO.ID - Kepala Otorita Ibukota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, telah mengumumkan secara resmi kerangka kerja prioritas yang akan menjadi fokus utama lembaganya pada tahun 2026. Pengumuman ini menandai langkah konkret dalam upaya realisasi pemindahan ibu kota negara.

Pengumuman peta jalan prioritas tersebut disampaikan dalam sebuah forum resmi yang sangat penting bagi perencanaan pembangunan IKN ke depan. Ini merupakan bagian krusial dari kerangka kerja strategis OIKN.

Agenda strategis ini dipaparkan dalam forum rapat kerja (raker) yang diselenggarakan bersama dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Rapat kerja ini dilaksanakan pada hari Senin, 30 Maret 2026.

Salah satu fokus utama dalam peta jalan tersebut adalah rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam skala besar ke wilayah Nusantara. Proses relokasi ini dipandang sebagai kunci keberhasilan operasionalisasi IKN.

Selain pemindahan SDM, OIKN juga menargetkan penguatan peran IKN sebagai "Superhub Ekonomi" di jantung Nusantara. Ambisi ini menunjukkan visi jangka panjang untuk menjadikan IKN lebih dari sekadar pusat pemerintahan.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, Basuki Hadimuljono secara eksplisit memaparkan arah kebijakan tersebut kepada para pemangku kepentingan. Hal ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam agenda transformasi ibu kota.

"Pengumuman peta jalan prioritas yang akan dilaksanakan oleh lembaganya pada tahun 2026 mendatang," ujar Basuki Hadimuljono, merujuk pada peta jalan yang baru saja diresmikan.

"Rapat kerja (raker) ini berlangsung pada hari Senin, 30 Maret 2026," kata beliau, merinci waktu pelaksanaan pembahasan kerangka kerja prioritas bersama Komisi II DPR RI.

Peta jalan 2026 ini akan menjadi tolok ukur penting untuk mengukur kemajuan pembangunan infrastruktur fisik dan non-fisik di kawasan IKN. Keberhasilan implementasinya akan sangat menentukan momentum transisi penuh.