PORTAL7.CO.ID - Kemenangan krusial berhasil diamankan oleh Bayern Munich atas Manchester United dalam lanjutan Women's Champions League, dengan sorotan utama tertuju pada gol penentu yang dicetak oleh Momoko Tanikawa.
Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026, ini juga menjadi momen reuni emosional bagi beberapa penggawa Bayern yang sebelumnya pernah membela tim asal Inggris tersebut.
Meskipun meraih hasil positif, Lea Schüller mengungkapkan adanya beberapa catatan penting terkait performa timnya saat menghadapi perlawanan sengit dari Manchester United.
Schüller secara khusus menyoroti kualitas individu yang dimiliki oleh Pernille Harder, yang berhasil menyumbang dua gol bagi keunggulan timnya pada laga tersebut.
"Itu adalah kekuatan terbesarnya. Pada akhirnya, sulit untuk menutup semua celah, dan dia tahu persis kapan harus berlari dengan kecepatannya," ujar Lea Schüller, menggarisbawahi kemampuan Harder dalam memanfaatkan momen.
Bagi Schüller, laga melawan mantan klubnya selalu menghadirkan dinamika tersendiri yang memerlukan adaptasi lebih lanjut dalam taktik tim barunya.
"Saya hampir enam tahun berada di klub dengan taktik yang sama. Jadi, ini tidak mudah. Saya masih harus membiasakan diri dengan rekan tim baru, mengenal mereka, dan menyesuaikan diri. Hari ini terasa sedikit lebih baik," kata Lea Schüller mengenai proses adaptasinya.
Umpan silang yang dikirimkan Schüller pada momen tertentu juga berbuah penalti, yang kemudian berhasil disamakan kedudukannya oleh Bayern di tengah pertandingan yang ketat.
Pernille Harder menambahkan bahwa meskipun laga berjalan terbuka, Bayern mampu menciptakan peluang emas ketika berhasil mengeksploitasi ruang kosong di lini pertahanan tim tuan rumah.