PORTAL7.CO.ID - Menjelang duel panas perempat final Liga Champions antara Barcelona dan Atletico Madrid, strategi unik kubu tamu mulai terkuak ke publik. Pertemuan dua raksasa Spanyol ini akan memasuki leg pertama pada Rabu malam, disusul leg kedua di kandang Atletico minggu depan.
Media Spanyol melaporkan bahwa pelatih kepala Atletico Madrid, Diego Simeone, telah menyiapkan rencana khusus untuk menetralkan salah satu aset terbesar Barcelona saat ini, yaitu Lamine Yamal. Fokus utama strategi ini adalah memberikan intervensi fisik sejak awal laga.
Dilansir dari surat kabar "Sport" Catalunya, Simeone menginstruksikan pasukannya agar memberikan tekanan intensif kepada Yamal tanpa henti. Tekanan ini mencakup aspek provokasi serta kontak fisik yang lebih keras seperti sentuhan fisik yang agresif.
Tujuan utama dari pendekatan fisik dan psikologis ini adalah memancing Yamal agar melakukan kesalahan fatal di lapangan. Atletico secara spesifik mengincar momen di mana Yamal bisa dihadiahi kartu kuning oleh wasit.
Hal ini menjadi krusial karena Lamine Yamal tercatat hanya tinggal membutuhkan satu kartu kuning lagi untuk otomatis absen di leg kedua babak penentuan tersebut. Atletico berupaya mematikan salah satu sumber kreativitas utama tim Catalan.
Lamine Yamal, yang saat ini baru berusia 18 tahun, sedang melalui periode performa yang sangat mengesankan di musim ini. Ia telah mengoleksi 21 gol dan menyumbangkan 16 assist dalam 41 penampilan di berbagai kompetisi.
Puncak pengakuan atas performa gemilangnya adalah ketika Yamal diamanahi mengenakan nomor punggung 10 di Barcelona, nomor keramat yang sebelumnya identik dengan legenda klub, Lionel Messi. Pengumuman ini dilakukan setelah ia menuntaskan musim dengan 18 gol dan 25 assist, mengantarkan Barcelona meraih treble domestik.
Penyerang sayap muda tersebut menerima jersi ikonik tersebut dari Presiden Joan Laporta dalam sebuah seremoni khusus pada Rabu lalu, sebagaimana dilansir dari Reuters. Nomor 10 di Camp Nou juga pernah dipakai oleh legenda lain seperti Diego Maradona dan Ronaldinho.
Terkait beban warisan nomor tersebut, Yamal menunjukkan sikap percaya diri tinggi. "Messi membangun warisannya dengan nomor 10, saya akan melakar jalan saya sendiri," ujar Yamal kepada wartawan.