PORTAL7.CO.ID - Persis Solo berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor tipis 2-1 di Stadion Manahan. Kemenangan krusial ini menjadi momen kebangkitan Laskar Sambernyawa setelah sempat mencatatkan hasil kurang memuaskan saat bermain di kandang sendiri. Pertandingan yang berlangsung sengit pada Minggu (1/3/2026) tersebut diwarnai oleh drama pergantian pemain dan penyelamatan gemilang.

Laga berjalan ketat sejak menit awal dengan keunggulan tuan rumah melalui gol Bruno Gomes pada menit ke-23. Namun, Persik Kediri memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Jose Enrique di menit ke-33. Skor imbang satu sama bertahan hingga turun minum, memaksa pelatih Milomir Seslija melakukan perubahan radikal di paruh kedua.

Memasuki babak kedua, Milo mengambil langkah ekstrem dengan mengganti tiga pemain sekaligus demi mengubah alur permainan. Muhammad Riyandi masuk menggantikan Vukasin Vranes di bawah mistar gawang, sementara Jefferson Souza dan Irfan Jauhari juga diturunkan untuk menyegarkan lini serang. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan intensitas serangan dan mencari peluang kemenangan yang lebih besar. "Kita bermain cukup bagus pada babak pertama, tapi kita harus mengambil resiko untuk menang karena kita datang untuk menang," ujar Milomir Seslija saat konferensi pers. Ia menegaskan bahwa timnya memiliki banyak peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal demi mengamankan tiga poin. Pelatih asal Bosnia tersebut merasa puas karena karakter petarung anak asuhnya terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Strategi tersebut membuahkan hasil manis ketika Roman Paparyha mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-86. Meski mendominasi, Milo mencatat bahwa efektivitas serangan tetap menjadi bahan evaluasi karena hanya dua dari tujuh peluang yang berbuah gol. Di sisi lain, Persik Kediri dinilai sangat efisien karena mampu mengonversi satu-satunya peluang berbahaya menjadi gol penyama kedudukan.

Sorotan utama tertuju pada performa Muhammad Riyandi yang tampil luar biasa dengan melakukan empat penyelamatan krusial bagi tuan rumah. Salah satu aksi heroiknya adalah menepis tendangan penalti Ezra Wilian pada menit ke-85 yang menjadi titik balik mentalitas tim. Milo menjelaskan bahwa pergantian kiper murni merupakan bagian taktik, meskipun ia sempat mengkritik keputusan wasit terkait penalti tersebut.

Kabar kurang menyenangkan datang dari Dimitri Lima yang harus ditarik keluar akibat mengalami cedera hamstring pada babak pertama. Namun, kemenangan ini tetap menjadi modal berharga bagi Laskar Sambernyawa untuk menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi kasta tertinggi. Keberanian dalam mengambil risiko taktis terbukti menjadi kunci utama keberhasilan mereka menumbangkan Macan Putih di Solo.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/persis-solo-atasi-persik-kediri