PORTAL7.CO.ID - SUV premium Denza B8, bagian dari lini di bawah BYD Company, dikabarkan akan segera memasuki pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kendaraan ini sebelumnya telah diperkenalkan di Thailand dan direncanakan menyusul ke Malaysia dalam waktu dekat, menandai ekspansi serius merek tersebut di kawasan ini.

Denza B8 merupakan versi yang telah diperbarui dari Fangchengbao Bao 8, namun dengan sentuhan kemewahan yang menjadi ciri khas lini Denza. Kehadiran model ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar akan kendaraan ramah lingkungan yang juga menawarkan performa tinggi dan fitur premium.

Sistem plug-in hybrid (PHEV) menjadi jantung pacu Denza B8, memadukan mesin bensin dengan dua motor listrik yang terpasang pada masing-masing poros roda. Konfigurasi all-wheel drive ini dirancang untuk memberikan tenaga yang optimal pada berbagai kondisi berkendara.

Motor listrik pada poros depan menghasilkan daya sebesar 272 PS dengan torsi puncak 360 Nm, sementara motor belakang menyumbang tenaga lebih besar, yaitu 408 PS dan torsi 400 Nm. Selain itu, mesin bensin 2.0 liter turbo empat silinder turut berkontribusi dengan output 197 PS dan torsi 350 Nm.

Dengan kombinasi seluruh sistem penggerak tersebut, Denza B8 mampu mencapai total output tenaga mencapai 578 PS (425 kW) dan torsi masif 760 Nm. Performa impresif ini memungkinkan SUV besar tersebut menuntaskan akselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 4,8 detik.

Denza B8 mengandalkan baterai Blade berkapasitas 36,8 kWh, salah satu teknologi andalan BYD yang dikenal karena keamanan dan efisiensinya. Dalam mode listrik murni, SUV ini mampu menempuh jarak hingga 115 km berdasarkan standar NEDC atau sekitar 100 km menurut standar WLTP.

Ketika dikombinasikan dengan tangki bensin berkapasitas 91 liter, jarak tempuh total Denza B8 diklaim mampu mencapai 905 km. Sistem pengisian dayanya juga mendukung fast charging DC hingga 120 kW, yang dapat mengisi daya dari 30% ke 80% hanya dalam waktu 16 menit.

Salah satu fitur menarik lainnya adalah kemampuan vehicle-to-load (V2L) hingga 6,6 kW, yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik eksternal untuk berbagai kebutuhan di luar kendaraan.

SUV ini tidak hanya unggul di jalan raya, tetapi juga dibekali kemampuan off-road mumpuni berkat teknologi suspensi hidrolik canggih DiSus-P. Teknologi ini memungkinkan penyesuaian tinggi kendaraan hingga 140 mm, bahkan mampu mengatasi genangan air sedalam 890 mm.