PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mengintensifkan program perluasan lahan pertanian melalui pencetakan sawah baru dengan target ambisius mencapai 38.000 hektare. Langkah strategis ini diambil untuk semakin memperkuat posisi Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan utama di tingkat nasional.
Ekspansi lahan pertanian ini merupakan respons langsung atas keberhasilan provinsi tersebut yang kini berhasil menembus peringkat tiga besar nasional dalam hal peningkatan produksi pangan. Pencapaian ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian.
Hingga saat ini, progres fisik dari program pencetakan sawah baru tersebut telah menunjukkan angka signifikan. Realisasi di lapangan dilaporkan telah mencapai 18.000 hektare dari total target yang direncanakan.
Area seluas 18.000 hektare yang telah rampung ini dikonfirmasi sudah memenuhi syarat dan siap untuk dimanfaatkan dalam masa tanam perdana. Kesediaan lahan ini disambut baik oleh pemerintah daerah sebagai langkah awal yang positif.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, secara khusus menyoroti kemajuan ini dalam sebuah kesempatan. "Cetak sawah kita yang sudah selesai itu 18.000 hektare dari target 38.000 hektare. Itu sudah siap tanam, kemarin kita sudah launching di Banyuasin," ujar Herman Deru, Gubernur Sumsel.
Penambahan luas area tanam yang masif ini diharapkan membawa dampak substansial terhadap peningkatan total produktivitas pertanian di seluruh wilayah Sumatera Selatan pada periode mendatang. Pemerintah daerah sangat optimis terhadap potensi peningkatan hasil panen.
Selain fokus pada perluasan infrastruktur lahan, Pemprov Sumsel juga mulai mengimplementasikan langkah mitigasi terhadap risiko perubahan iklim. Prioritas utama adalah mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan kekeringan panjang dan mengancam stabilitas produksi pangan.
Strategi utama yang ditekankan oleh pemerintah provinsi adalah penegakan disiplin tinggi dalam manajemen sistem pengairan. Hal ini penting untuk memastikan target surplus pangan dapat tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau.
Gubernur Herman Deru menyampaikan harapannya agar tata kelola air dapat dikelola dengan sangat baik. Tujuannya adalah menjamin keberlangsungan dan kesinambungan produksi di seluruh lahan baru yang baru saja diluncurkan, khususnya yang berada di wilayah Banyuasin.