PORTAL7.CO.ID - Kawasan Mabes Polri, Jakarta, mendadak riuh dengan kedatangan rombongan mahasiswa pada Jumat (27/2/2026) sore. Kehadiran para aktivis kampus ini bertujuan untuk menyuarakan berbagai aspirasi serta pendapat mereka di hadapan publik secara langsung. Situasi di sekitar lokasi mulai menunjukkan eskalasi massa yang cukup signifikan menjelang penghujung hari kerja tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kelompok mahasiswa tersebut mulai memadati area depan markas kepolisian sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka bergerak secara terorganisir dengan melakukan aksi jalan kaki secara berbondong-bondong menuju titik kumpul utama. Barisan massa terlihat cukup solid dan tertib saat memasuki kawasan strategis di wilayah Jakarta Selatan tersebut.

Di barisan paling depan, tampak sebuah mobil komando yang telah dimodifikasi dengan perangkat pengeras suara berkapasitas besar. Kendaraan ini berfungsi sebagai mimbar bebas bagi para orator untuk menyampaikan poin-poin tuntutan mereka secara lantang kepada pihak terkait. Keberadaan mobil tersebut menjadi pusat perhatian sekaligus pengatur ritme pergerakan massa yang terus menyemut di lokasi.

Para koordinator aksi secara bergantian menaiki mobil komando untuk membakar semangat rekan-rekan mahasiswa lainnya melalui orasi. Meskipun suasana mulai memanas, penyampaian aspirasi dilakukan dengan tetap mengikuti arahan dari pimpinan rombongan masing-masing. Mereka menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap isu-isu krusial yang sedang berkembang saat ini.

Kedatangan massa dalam jumlah besar ini praktis membuat arus lalu lintas di sekitar area Mabes Polri mengalami perlambatan yang cukup terasa. Sejumlah petugas kepolisian yang berjaga di lokasi segera melakukan pengaturan lalu lintas guna memastikan keamanan dan ketertiban umum tetap terjaga. Masyarakat yang melintas diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan di titik unjuk rasa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, gelombang mahasiswa masih terus berdatangan dan memperkuat barisan di depan gerbang utama institusi Polri. Orasi-orasi tajam terus bergema melalui pengeras suara, menciptakan atmosfer diskusi terbuka di ruang publik yang sangat dinamis. Pihak keamanan terus memantau pergerakan massa dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada para demonstran di lapangan.

Aksi unjuk rasa ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif antara elemen mahasiswa dan institusi kepolisian negara. Seluruh rangkaian penyampaian pendapat ini diharapkan dapat berjalan dengan damai tanpa ada tindakan anarkis yang merugikan fasilitas publik. Kini, publik menanti bagaimana respons resmi dari pihak otoritas atas aspirasi yang telah disampaikan oleh para mahasiswa tersebut.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/sport/2971430/gelar-unjuk-rasa-massa-mahasiswa-tiba-di-mabes-polri-sore-ini