PORTAL7.CO.ID - Petenis peringkat dua dunia, Elena Rybakina, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain paling konsisten di tur WTA. Atlet asal Kazakhstan tersebut memastikan diri melaju ke babak perempat final Porsche Tennis Grand Prix setelah menundukkan Diana Shnaider pada Kamis, 16 April 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stuttgart tersebut, Rybakina berhasil memetik kemenangan dua set langsung dengan skor 6-3 dan 6-4. Kemenangan ini menjadi bukti kematangan mental dan solusi taktis Rybakina dalam menghadapi lawan yang memiliki gaya permainan agresif.

Dominasi Rybakina sudah terlihat sangat menonjol sejak set pertama dimulai melalui akurasi pukulannya. Ia tercatat berhasil membukukan 11 winner dan hanya melakukan 14 unforced errors, sebuah rasio yang cukup efektif untuk menekan lawan di lapangan tanah liat dalam ruangan.

"Berdasarkan data pertandingan, Shnaider mengalami kesulitan besar di awal laga dengan hanya menghasilkan satu winner dan melakukan 16 kesalahan sendiri," dilansir dari lobandsmash.com. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Rybakina untuk mengamankan set pertama dengan relatif cepat.

Meskipun statistik di awal menunjukkan perbedaan kualitas yang mencolok, Diana Shnaider tidak menyerah begitu saja. Petenis asal Rusia yang baru berusia 22 tahun tersebut mulai menemukan ritme permainannya dan memberikan perlawanan sengit memasuki set kedua.

Shnaider sempat menunjukkan solusi pertahanan yang solid dengan mengamankan beberapa poin krusial saat berada dalam posisi tertekan. Ia berhasil menggagalkan upaya break point Rybakina beberapa kali untuk tetap menjaga peluang di hadapan penonton Stuttgart.

Pertandingan mencapai titik balik yang menentukan pada kedudukan imbang 4-4 di set kedua saat Shnaider memegang servis. Tekanan yang diberikan Rybakina memaksa Shnaider melakukan dua kali kesalahan ganda (double fault) yang berakibat fatal bagi posisinya.

Kesalahan tersebut menjadi keuntungan krusial bagi Rybakina untuk mematahkan servis lawan dan memimpin dengan skor 5-4. Momen ini menjadi kunci bagi Rybakina untuk segera menyudahi perlawanan alot yang ditunjukkan oleh petenis muda Rusia tersebut.

Rybakina kemudian menutup pertandingan dengan sebuah servis ace yang tajam untuk mengamankan tiket menuju babak delapan besar. Kemenangan ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara di turnamen bergengsi ini.