PORTAL7.CO.ID - Suasana khidmat menyelimuti Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat pada Jumat (17/4/2026). Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Lombok Barat kali ini terasa istimewa dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara di tengah masyarakat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, tampak hadir di tengah upacara dengan balutan pakaian adat Sasak. Ia mengenakan pegon berwarna biru tua lengkap dengan kain songket sebagai wujud penghormatan yang mendalam terhadap tradisi masyarakat setempat.
Dilansir dari Detikcom, kehadiran Yandri bertujuan untuk memperkokoh sinergi pembangunan desa di wilayah Nusa Tenggara Barat. Ia mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam acara yang mengusung tema 'Patju Begawean' atau semangat kerja keras dan kolaborasi.
"Kita superteam, bukan Superman, jadi butuh kerja sama, butuh kolaborasi semua pihak. Semuanya nggak bisa kalau cuma Menteri Desa sendirian," ujar Yandri Susanto.
Penegasan tersebut merujuk pada pentingnya keterlibatan lintas kementerian, seperti Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, dalam menangani berbagai isu krusial di tingkat desa. Koordinasi antarlembaga dianggap sebagai kunci utama untuk merealisasikan program strategis nasional di tingkat daerah.
Momentum perayaan ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk meluncurkan Program Sejahtera dari Desa secara resmi. Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) secara simbolis kepada beberapa perwakilan kepala desa.
Akhir Manis Skuad Putri Indonesia di Uber Cup 2026: Perunggu Diraih, Evaluasi Strategis Menanti
Sejumlah desa yang menerima alokasi anggaran tersebut antara lain Desa Sesela, Desa Sedau, Desa Karang Bongkot, Desa Gapuk, dan Desa Buwun Mas. Selain itu, pemerintah memberikan apresiasi khusus bagi desa-desa yang sukses menekan angka stunting dan putus sekolah.
Desa Lembah Sari mendapatkan penghargaan atas capaian bebas putus sekolah, sementara Desa Labuapi dinobatkan sebagai desa bebas stunting. Adapun penghargaan kategori desa bebas tuberkulosis diberikan kepada Desa Gegelang demi mendorong peningkatan kualitas kesehatan publik.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus. Para pejabat negara tersebut menyempatkan diri meninjau pameran potensi desa yang menampilkan berbagai produk unggulan dan kreativitas warga lokal.