PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Indonesia tengah mematangkan persiapan untuk mengirimkan 24 atlet terbaik guna berlaga di ajang Asian Beach Games 2026. Kompetisi multi-event bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Sanya, China, pada tanggal 22 hingga 30 April mendatang.
Pengiriman delegasi ini menjadi langkah penting mengingat turnamen tersebut sempat vakum selama sepuluh tahun terakhir. Fokus utama kontingen kali ini adalah mengoptimalkan potensi pada tiga cabang olahraga pilihan, yaitu panjat tebing, basket 3x3, dan voli pantai.
Untuk memimpin rombongan, mantan pejudo nasional Krisna Bayu telah ditunjuk secara resmi sebagai Chef de Mission (CdM). Penunjukan ini diharapkan membawa solusi praktis dalam manajemen tim berdasarkan pengalaman panjangnya di dunia olahraga internasional.
Informasi mengenai kesiapan kontingen dan struktur kepemimpinan tim Merah Putih ini dilansir dari Detik Sport. Pemilihan atlet dilakukan secara selektif untuk memastikan Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Asia.
Langkah Krisna Bayu sebagai CdM mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Keduanya sempat melakukan koordinasi strategis saat bertemu di ajang Kejuaraan Dunia Sambo 2025.
"Saya bukan hanya mendapat dukungan, tetapi Pak Menko AHY secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dan Menpora Erick Thohir yang telah memberikan kepercayaan kepada saya menjabat sebagai CdM Asian Beach Games Sanya 2026," kata Krisna Bayu.
Selain mengemban amanah sebagai CdM, Krisna Bayu juga masih aktif menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Sambo Indonesia (PP Persambi) hingga periode 2030. Rekam jejak kepemimpinannya menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas mental para atlet.
Keikutsertaan tahun ini dipandang sebagai momentum emas untuk memperbaiki catatan prestasi nasional. Pada edisi terakhir di Vietnam tahun 2016, Indonesia harus puas berada di peringkat ke-11 dengan koleksi tiga medali emas, lima perak, dan sembilan perunggu.
Sebagai pemimpin kontingen, Krisna Bayu terus memberikan motivasi agar para atlet tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga menjaga martabat bangsa. Kedisiplinan dan sportivitas menjadi kunci utama dalam meraih hasil maksimal di lapangan.